Bus Listrik ITDC Jadi Daya Tarik Baru, Sambut Wisatawan Peduli Lingkungan di Bali

Bus listrik yang dioperasikan ITDC.
Sumber :
  • https://bali.antaranews.com/berita/393373/itdc-mulai-operasikan-bus-listrik-dukung-pariwisata-hijau-di-bali

Denpasar, VIVA BaliInovasi terbaru dari PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) di kawasan Nusa Dua, Bali, menghadirkan bus listrik antarjemput wisatawan yang tak hanya ramah lingkungan, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang peduli kelestarian alam.

img_title Bangkitkan Pariwisata, Bupati LAZ Pimpin Aksi Sapta Pesona di Taman Narmada

Dikutip dari bali.antaranews.com, General Manager ITDC The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan uji coba ini merupakan salah satu bentuk keseriusan ITDC dalam upaya menjadikan diri sebagai destinasi wisata yang peduli lingkungan.

“Inisiatif uji coba transportasi listrik ini merupakan langkah kami memperkuat diri sebagai kawasan pariwisata berkelanjutan terintegrasi yang rendah emisi,” ujarnya di Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (15/11).

img_title Tekan Dampak Pariwisata, Menteri LH Targetkan Seluruh Hotel Bintang Bali Raih Proper Biru

Bus listrik ini tidak hanya menawarkan kenyamanan dan kemudahan mobilitas, tetapi juga mendukung upaya menjaga kualitas udara dan lingkungan sekitar kawasan wisata. Hal ini menjadi nilai tambah yang semakin diminati wisatawan, terutama generasi muda dan pelancong yang sadar akan pentingnya pariwisata hijau.

Dengan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT), ITDC dapat memantau operasional bus secara real-time, mulai dari lokasi hingga efisiensi energi. Armada bus listrik ini memiliki kapasitas baterai 134 kilowatt per jam (kWh) yang mampu menempuh jarak sekitar 180 kilometer pada pemakaian 80 persen.

img_title World Clean Up Day 2025, Warga Tanjung Benoa Bersihkan Pantai

“Setiap satu kWh mampu menempuh jarak hingga 2 km,” ujar I Made Agus.

Selain memberikan layanan yang praktis dan ramah lingkungan, bus listrik ini juga menunjukkan penghematan energi hingga 31 persen dan pengurangan emisi karbon dioksida (CO₂) sebanyak 1.830 kilogram atau 30 persen dibandingkan bus konvensional.

Operasional bus listrik ini berlangsung pada tahap uji coba selama satu bulan dengan rute dari kawasan perhotelan menuju destinasi populer seperti Bali Collection, Museum Pasifika, Devdan Show, dan Pulau Peninsula.

Langkah inovatif ITDC ini sekaligus memperkuat citra Bali sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang ramah lingkungan dan berwawasan teknologi.