Air Suci Tirta Empul Berubah Cokelat, Wisatawan Kaget! Kadispar Sebut Sekarang Sudah Normal
- Foto/Trip Advisor
Gianyar, VIVA Bali –Air suci Pura Tirta Empul mendadak cokelat akibat hujan deras, bikin wisatawan heboh! Kadispar Gianyar pastikan kondisi air kini sudah jernih kembali.
Air suci di Pura Tirta Empul, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, sempat mengejutkan wisatawan.
Warna air yang biasanya jernih bening tiba-tiba berubah cokelat keruh seperti lumpur.
Fenomena ini membuat banyak pengunjung kaget, terlebih bagi mereka yang datang untuk ritual malukat atau sekadar menikmati keindahan pura yang sudah terkenal hingga mancanegara.
Melansir rilis dari Dinas Pariwisata Gianyar, Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, I Wayan Gede Sedana Putra, memastikan perubahan warna air itu terjadi karena luapan sungai di utara Pura Tirta Empul.
"Debit air dari Desa Manukaya dan Batas cukup besar karena hujan deras yang terus mengguyur Tampaksiring. Ditambah aliran sungai sempat tersumbat tanah, ranting, dan sampah," jelas Sedana Putra. Jumat, 14 November 2025.
Meski sempat keruh, kondisi ini tidak berlangsung lama.
Petugas bersama pihak keamanan pura langsung melakukan pembersihan sumbatan sehingga air Tirta Empul kembali jernih seperti sediakala.
"Saat ini kondisinya sudah normal. Airnya sudah jernih kembali dan aman untuk ritual maupun wisata," tambah Sedana.
Sedana Putra menegaskan bahwa pengelolaan Tirta Empul selama ini dilakukan bersama Desa Adat Manukaya.
Pihaknya berencana meningkatkan pengawasan aliran sungai di sekitar pura untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi.
Tirta Empul sendiri merupakan salah satu ikon pariwisata Gianyar yang ikut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar.
Dalam sehari, objek wisata ini bisa meraup puluhan juta rupiah dari tiket masuk dan jasa pemandu.
Dengan kejadian ini, Kadispar Gianyar juga mengingatkan wisatawan agar tetap tenang dan percaya bahwa pengelolaan Tirta Empul selalu memprioritaskan kenyamanan serta keamanan pengunjung.