Air Suci Tirta Empul Berubah Cokelat, Wisatawan Kaget! Kadispar Sebut Sekarang Sudah Normal

Tirta Empul sempat berubah warna kecokelatan
Sumber :
  • Foto/Trip Advisor

Gianyar, VIVA Bali –Air suci Pura Tirta Empul mendadak cokelat akibat hujan deras, bikin wisatawan heboh! Kadispar Gianyar pastikan kondisi air kini sudah jernih kembali.

img_title Belajar Sambil Berlibur, Marine Safari Bali Suguhkan Petualangan Seru di Dunia Bawah Laut

Air suci di Pura Tirta Empul, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, sempat mengejutkan wisatawan. 

Warna air yang biasanya jernih bening tiba-tiba berubah cokelat keruh seperti lumpur. 

img_title Mengurai Kerusakan Alam Dibingkai Dalam 34 Lukisan di Komaneka Gallery

Fenomena ini membuat banyak pengunjung kaget, terlebih bagi mereka yang datang untuk ritual malukat atau sekadar menikmati keindahan pura yang sudah terkenal hingga mancanegara.

Melansir rilis dari Dinas Pariwisata Gianyar, Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, I Wayan Gede Sedana Putra, memastikan perubahan warna air itu terjadi karena luapan sungai di utara Pura Tirta Empul. 

img_title Berkedok Tukar Uang, Turis Iran Diduga Tipu Wisatawan di Bali

"Debit air dari Desa Manukaya dan Batas cukup besar karena hujan deras yang terus mengguyur Tampaksiring. Ditambah aliran sungai sempat tersumbat tanah, ranting, dan sampah," jelas Sedana Putra. Jumat, 14 November 2025.

Meski sempat keruh, kondisi ini tidak berlangsung lama. 

Petugas bersama pihak keamanan pura langsung melakukan pembersihan sumbatan sehingga air Tirta Empul kembali jernih seperti sediakala. 

"Saat ini kondisinya sudah normal. Airnya sudah jernih kembali dan aman untuk ritual maupun wisata," tambah Sedana. 

Sedana Putra menegaskan bahwa pengelolaan Tirta Empul selama ini dilakukan bersama Desa Adat Manukaya

Pihaknya berencana meningkatkan pengawasan aliran sungai di sekitar pura untuk mencegah kejadian serupa terjadi lagi.

Tirta Empul sendiri merupakan salah satu ikon pariwisata Gianyar yang ikut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup besar. 

Dalam sehari, objek wisata ini bisa meraup puluhan juta rupiah dari tiket masuk dan jasa pemandu.

Dengan kejadian ini, Kadispar Gianyar juga mengingatkan wisatawan agar tetap tenang dan percaya bahwa pengelolaan Tirta Empul selalu memprioritaskan kenyamanan serta keamanan pengunjung.