Dana Transfer Dipangkas, Fraksi PKS Pulang Bawa Kabar Gembira Bantuan Stimulan 100 Rumah untuk Warga Mataram

Fraksi Partai PKS kota Mataram kunjungi Anggota DPR-RI Partai PKS
Sumber :
  • Dok. Humas PKS Kota Mataram / VIVA Bali

Mataram, VIVA Bali – Di tengah isu pemangkasan dana transfer pusat, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Mataram membawa pulang kabar menggembirakan bagi warga. Dalam kunjungan kerja ke Gedung DPR RI di Jakarta, Ketua Fraksi PKS Ismul Hidayat bersama anggota fraksi bertemu dengan Anggota Komisi V DPR RI, H. Abdul Hadi, dan berhasil mengamankan program baru yang akan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

img_title 5 Air Terjun Tersembunyi di Indonesia, Pesonanya Bikin Terpukau

Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati alokasi 100 unit rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk Kota Mataram pada tahun 2026. Program BSPS ini merupakan bantuan pemerintah pusat untuk masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat memiliki atau memperbaiki rumah layak huni dengan skema swadaya.

“Kami sangat bersyukur bisa membawa pulang program ini untuk masyarakat Mataram. Meski ada tantangan pengurangan dana transfer, kami berusaha mencari terobosan agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujar Ismul Hidayat, Sabtu 8 November 2025.

img_title Misteri Lawang Sewu, Gedung Seribu Pintu Penuh Cerita Mistis

Menurutnya, 100 unit rumah ini akan diprioritaskan untuk warga yang selama ini tinggal di hunian tidak layak. Program ini diharapkan membantu mengurangi backlog perumahan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

H. Abdul Hadi menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Fraksi PKS Kota Mataram dalam memperjuangkan aspirasi konstituennya. “Kami di DPR RI akan mengawal agar program ini benar-benar terealisasi pada tahun 2026, sesuai kesepakatan,” tegasnya.

img_title Mengenal Tradisi Perang Pandan Di Bali, Ritual Sakral Penuh Luka Tanpa Dendam

Tahapan teknis, termasuk pendataan calon penerima bantuan dan verifikasi lapangan, akan dilakukan oleh pemerintah daerah sesuai pedoman yang berlaku.

PKS optimistis dapat terus memberikan solusi konkret di tengah keterbatasan anggaran. 

“Ini bukti bahwa koordinasi antara legislatif daerah dan pusat bisa menghasilkan program nyata bagi rakyat,” tutup Ismul.