Dari Sawah hingga Pasar, Strategi 4K+1 Badung Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah

Kegiatan rapat pengendalian inflasi di Kabupaten Badung, Bali.
Sumber :
  • https://bali.antaranews.com/berita/392965/pemkab-badung-kendalikan-inflasi-dengan-menjaga-stabilitas-harga

Badung, VIVA Bali – Menjelang akhir tahun dan musim keagamaan, Pemerintah Kabupaten Badung memperkuat langkah menjaga stabilitas harga di wilayahnya. Melalui strategi pengendalian inflasi berbasis konsep 4K+1, Pemkab Badung berupaya memperkuat daya tahan ekonomi daerah dari sektor hulu hingga hilir.

img_title Mandi di Pantai Greenbowl, 2 Pekerja Hilang Terseret Arus

Dikutip dari bali.antaranews.com, Bupati Badung I Wayan Adi Arwana menyampaikan bahwa langkah antisipatif ini menjadi upaya mencegah gejolak harga bahan pokok pada periode padat konsumsi.

img_title 2 Warga Terjebak Air Pasang di Bawah Tebing Uluwatu, Petugas Evakuasi dari Ketinggian 100 Meter

“Kami perlu melakukan langkah antisipasi dengan preventif berkelanjutan agar gejolak harga menjelang momentum keagamaan dan akhir tahun dapat diminimalisir,” ujarnya saat di Mangupura, Kabupaten Badung, Jumat (7/11).

Ia menuturkan tingkat inflasi di Kabupaten Badung saat ini masih terkendali, berkat kerja sama lintas sektor dan evaluasi rutin yang dilakukan pemerintah daerah.

img_title Pengurus Masjid Diminta Jadi Filter Informasi di Tengah Maraknya Hoaks dan AI

“Kami juga terus melakukan evaluasi untuk membahas berbagai potensi permasalahan menjelang perayaan besar keagamaan dan akhir tahun, termasuk isu distribusi pasokan bahan pokok, koordinasi antarinstansi, serta pengendalian harga komoditas strategis,” kata dia.

Selain menjaga stabilitas jangka pendek, Pemkab Badung juga memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang melalui pengembangan sektor pertanian, ekonomi kreatif, dan ketahanan pangan.

“Kami mengapresiasi pimpinan lembaga dan perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Kami berterima kasih atas sinergi dan kerja keras seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah,” ujar dia.

Kabag Ekonomi Setda Kabupaten Badung AA Sagung Rosyawati menambahkan, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengendalian inflasi daerah, seperti keterbatasan produksi pangan, perubahan iklim, dan meningkatnya permintaan akibat pariwisata.

“Untuk itu kami memiliki strategi pengendalian inflasi dilakukan melalui pendekatan 4K+1 yakni ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, komunikasi yang efektif, serta pemberdayaan masyarakat,” kata dia, dilansir dari bali.antaranews.com.

Pendekatan 4K+1 menjadi fondasi Pemkab Badung dalam memperkuat jalur distribusi, menjaga keseimbangan harga, dan memastikan komunikasi efektif antara pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjaga stabilitas ekonomi daerah dari sawah hingga pasar.