Presiden Prabowo Resmikan RSPON Mahar Mardjono, Bakal Jadi Rumah Sakit Otak Kelas Dunia

Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSPON Mahar Mardjono, Jakarta
Sumber :
  • https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/fasilitas-modern-rspon-mahar-mardjono-disambut-positif-pasien-nyaman-ramah-dan-memberi-harapan/

Jakarta, VIVA BaliPresiden Prabowo Subianto meresmikan RSPON Mahar Mardjono, Jakarta, lengkap dengan fasilitas canggih dan riset otak internasional, siap menjadikan Indonesia pusat unggulan dunia di bidang neurologi.

Tom Lembong Ngaku Jadi Tahanan Politik di Podcast, Begini Jawaban Menohok Kejagung

Presiden Prabowo Subianto resmi meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Cawang, Jakarta Timur. Selasa 26 Agustus 2025. 

Dalam sambutannya, Kepala Negara tak lupa mengenang jasa Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, tokoh besar neurologi Indonesia, yang namanya kini diabadikan sebagai rumah sakit pusat otak nasional.

KSTI 2025 : Prabowo Dorong Industrialisasi Berbasis Sains

“Saya punya suatu kebanggaan khusus, karena kebetulan saya sempat kenal dengan Prof. dr. Mahar Mardjono,” kata Presiden Prabowo di hadapan para undangan dan tenaga medis.

Presiden juga menekankan, Prof. Mahar Mardjono bukan sekadar dokter, tetapi juga pejuang yang ikut mengangkat senjata. 

Presiden Prabowo Prioritaskan Masyarakat di Upacara 17 Agustus, Istana Merdeka Siapkan 80 Persen Undangan untuk Publik

“Dulu, fakultas kedokteran di mana-mana diisi anak-anak paling pintar di Republik ini. Banyak dari mereka akhirnya menjadi pemimpin pejuang di lapangan. Angkatan ’45, banyak dokter yang memimpin. Bahkan yang menjadi jenderal, dokter-dokternya itu medical doctor,” ungkap Presiden, dalam rilis yang diterima bali.viva.co.id.

Tak hanya memberi apresiasi kepada Prof. Mahar, Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah yang berperan dalam pembangunan fasilitas ini, termasuk Kementerian Kesehatan dan Kementerian Keuangan. 

Bantuan dari mitra luar negeri, seperti pemerintah Belanda, juga disebut sebagai kontribusi penting.

“Terima kasih dengan bantuan dari pemerintah Belanda atas dukungan untuk pembangunan Republik Indonesia,” ujarnya.

Presiden optimistis RSPON Mahar Mardjono akan menjadi pusat unggulan dunia dalam penelitian otak dan saraf. 

“Kita yakin rumah sakit ini, pusat penelitian ini, bisa menjadi center of excellence. Saya juga bangga, National Institute of Health dari Amerika Serikat punya perwakilan di sini dan ikut dalam penelitian. Ini sesuatu yang patut kita banggakan. Artinya, kita mampu berbuat dengan standar terbaik di dunia,” tegas mantan Menteri Pertahanan ini. 

Sambutan positif juga datang dari para pasien yang tengah menjalani terapi di RSPON Mahar Mardjono.

Gedung baru dan fasilitas canggih disebut membawa harapan baru bagi proses pemulihan mereka.

Mutia, pasien terapi robotik pasca diagnosis AVM (Arteriovenous Malformation), merasakan perubahan signifikan setelah menjalani 12 kali terapi. 

“Kekuatan kaki saya jadi lebih baik, alhamdulillah, dan semakin bagus pola jalannya,” tutur Mutia sambil menilai suasana gedung baru juga semakin meningkatkan semangat pasien.

Sementara Aslam Harahap, pasien terapi anti-gravity treadmill, menekankan peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit ini. 

“Gedung ini lebih semuanya lah. Lebih nyaman. Pokoknya oke deh. Pelayanan juga bagus, semua dokternya, perawatnya, teknisinya baik. Kalau saya datang mau kontrol, dokternya sudah ada, jadi tidak menunggu. Mudah-mudahan rumah sakit di Indonesia bisa mencontoh pelayanan di sini, ramah-ramah, baik-baik,” jelas Aslam. 

Dengan hadirnya gedung dan fasilitas modern ini, RSPON Mahar Mardjono diharapkan dapat menjadi rujukan nasional dan internasional dalam penanganan penyakit saraf dan otak. 

Penerapan teknologi canggih dan standar pelayanan prima dinilai mampu meningkatkan kualitas perawatan pasien sekaligus mendukung penelitian otak di tingkat dunia.

Sejumlah alat terapi mutakhir, seperti robotik rehabilitasi, treadmill anti-gravitasi, dan fasilitas neurodiagnostik terbaru, menjadi bukti kesiapan RSPON Mahar Mardjono untuk bersaing di level global. 

Dukungan kerjasama internasional, termasuk dari NIH Amerika Serikat dan pemerintah Belanda, diharapkan memperkuat kapasitas penelitian dan inovasi medis di rumah sakit ini.