Pantau Kader Lewat Aplikasi, DPP Hanura Bakal Reshuffle Ketua DPC yang Lamban
- Dewi Divianta/ VIVA Bali
Badung, VIVA Bali - Wakil Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Patrice Rio Capella dalam rapat konsolidasi partai di Hotel Harper Kuta, Rabu 2 September 2026 memberi peringatan tegas akan merombak atau reshuffle kepengurusan daerah jika tidak mengikuti aturan sesuai regulasi yang ditetapkan oleh DPP Hanura. Langkah itu dilakukan untuk memantik semangat para kader untuk mengejar target penataan struktur partai total untuk semua kepengurusan di Indonesia.
Menurut Rio, partai yang dikomandoi Oesman Sapta Odang itu tak lagi mentoleransi pengurus yang pasif atau bergerak lambat, terlebih dalam penyelesaian administrasi kepengurusan partai. Ia menyebut evaluasi saat ini diperketat dengan menggunakan sistem online dengan memanfaatkan aplikasi internal.
Melalui aplikasi Task Force DPP itu Partai Hanura bisa melihat pergerakan dan pemenuhan syarat administrasi seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Pengurus Anak Cabang (PAC) yang juga bisa terpantau secara daring dan nyata. Seperti yang sudah mereka lakukan di beberapa DPC seperti Banten mengganti kepengurusan di DPC Pandeglang dan juga Serang. bahkan, usai Reshuffle mereka bisa mendirikan 35 PAC dalam waktu yang cukup singkat.
"Kalau ada DPC atau PAC yang lambat bergerak, kita ganti secepatnya. Kita ibaratkan 1.000 ekor singa dipimpin oleh satu ekor domba, maka (pemimpin) dombanya yang kita ganti. Partai akan terus mengevaluasi tiga bulan sekali untuk melihat progresnya," kata dia di Hotel Harper Kuta, Bali, Rabu 2 September 2026.
Dalam kesempatan itu, Rio menyoroti DPC Partai Hanura Kabupaten Gianyar yang dinilai terlalu lambat dalam menyelesaikan struktur kepengurusannya lantaran ada dinamika internal di wilayah itu. Meski begitu, dirinya meminta DPC Kabupaten Gianyar segera membereskan persoalan internal mereka, atau mereka siap akan segera direshuffle oleh kader-kader lain yang lebih siap.
Kendala di DPC Kabupaten Gianyar tak menjadi batu sandungan dalam progres konsolidasi di Bali, mulai dari teknis dan kesiapan menyambut pemilu 2029 Partai Hanura Bali sudah terbentuk mencapai angka 90 persen dan target selesai 100 persen pada akhir bulan September. Konsolidasi nasional ditargetkan rampung pada bulan Oktober 2026, dari 514 DPC sekira 470 sudah terbentuk dan sisanya masih menunggu progresnya dari 7.300 kecamatan.