Sekawan Bumi Foundation Salurkan Bantuan Air Bersih dan Gelar Aksi Asuh Pohon di Lereng Gunung Penanggungan
- Dok. Sekawan Bumi/ VIVA Bali
Mojokerto, VIVA Bali – Sekawan Bumi Foundation kembali menunjukkan komitmennya dalam menjawab krisis air sekaligus menjaga kelestarian lingkungan melalui Program Punggawa Tirta. Melalui program tersebut, Sekawan Bumi Foundation melaksanakan Distribusi Bantuan Air Bersih dan Aksi Asuh Pohon Ke-2 di Dusun Telogo, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini merupakan respons terhadap krisis air bersih yang kembali dialami masyarakat di lereng Gunung Penanggungan setiap musim kemarau. Selain memenuhi kebutuhan air bersih warga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang menjaga kawasan resapan air melalui monitoring dan perawatan pohon hasil penanaman dalam Gerakan 5.000 Pohon Gunung Penanggungan.
Distribusi air bersih dilakukan menggunakan mobil tangki yang menyalurkan bantuan ke beberapa titik di Dusun Kandangan RT 12 dan RT 13. Seluruh proses distribusi melibatkan pengurus Sekawan Bumi Foundation, Ranger Sekawan Bumi, relawan, serta masyarakat setempat yang bergotong royong memastikan bantuan tersalurkan dengan baik kepada warga yang membutuhkan.
Setelah distribusi selesai, seluruh peserta melanjutkan Aksi Asuh Pohon Ke-2 di jalur pendakian Gunung Penanggungan via Telogo, tepatnya pada kawasan antara Pos 1 hingga Pos 2 (Candi Wayang). Dalam kegiatan tersebut, para relawan melakukan monitoring pertumbuhan pohon, membersihkan gulma, menggemburkan tanah, mengukur perkembangan tanaman, hingga melakukan pendataan menggunakan sistem geo-tagging sebagai bagian dari pemantauan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa penyelesaian krisis air tidak cukup hanya melalui distribusi bantuan saat musim kemarau. Konservasi kawasan hutan dan daerah resapan air harus terus dilakukan agar sumber mata air tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa mendatang.
Founder Sekawan Bumi Foundation, Mohammad Gofar R. Wibisana (Gofar Wibisana), mengatakan bahwa bantuan air bersih merupakan solusi jangka pendek, sedangkan konservasi merupakan investasi jangka panjang.
"Hari ini kita membawa air bersih kepada masyarakat yang sedang membutuhkan. Namun kami percaya, solusi sesungguhnya bukan hanya mengirim air, melainkan menjaga hutan dan sumber mata air agar air tetap mengalir setiap musim. Karena itu Program Punggawa Tirta tidak hanya berhenti pada aksi kemanusiaan, tetapi juga berjalan berdampingan dengan kegiatan konservasi melalui Aksi Asuh Pohon."