Arya Wibawa Ajak Warga Perkuat Persaudaraan Saat Hadiri Puncak Karya Wrespati Kalpa Agung di Pura Gunung Sari

Wawali Denpasar Arya Wibawa menghadiri Puncak Karya Wrespati Kalpa Agung di Pura Gunung Sari
Sumber :
  • https://denpasarkota.go.id/public/uploads_arsip/berita/2026/08/Berita_260608100804_

Denpasar, VIVA BaliWakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Puncak Karya Wrespati Kalpa Agung di Pura Gunung Sari, Banjar Jurang Asri, Desa Adat Peraupan, Rabu 5 Agustus 2026. Kehadiran orang nomor dua di Kota Denpasar tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi, kehidupan spiritual masyarakat, sekaligus penguatan nilai-nilai kebersamaan di lingkungan desa adat.

img_title Sungai di Bali Kritis Ekologis, Pencemaran Sampah dan Limbah Ancam Kelestarian Lingkungan

Dalam kesempatan tersebut, Arya Wibawa mengikuti persembahyangan bersama masyarakat yang berlangsung dengan penuh khidmat. Rangkaian upacara menjadi momentum penting bagi krama adat untuk memanjatkan rasa syukur sekaligus memohon keselamatan, kesejahteraan, dan keharmonisan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dikutip dari denpasarkota.go.id, usai melaksanakan persembahyangan bersama, Arya Wibawa mengatakan pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Gunung Sari merupakan salah satu bentuk nyata dalam meningkatkan sradha bhakti umat Hindu.

img_title Festival Seni Bali Jani Makin Diminati, Koster Tegaskan Komitmen Lestarikan Seni Modern Bali

"Pelaksanaan upacara keagamaan di Pura Gunung Sari ini merupakan salah satu bentuk meningkatkan sradha bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa," ujar Arya Wibawa.

Ia berharap seluruh rangkaian Ngenteg Linggih Padudusan Mupuk Pedagingan Tawur Wrespati Kalpa Agung lan Panilapatian Pegat Soot mampu membawa manfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya warga Banjar Jurang Asri. Menurutnya, semangat kebersamaan yang tumbuh selama persiapan hingga pelaksanaan karya perlu terus dijaga sebagai modal sosial dalam membangun lingkungan yang harmonis.

img_title Koster Tegaskan Dukungan untuk Karya Tawur Agung Pura Ulun Danu Batur

Arya Wibawa menilai setiap pelaksanaan yadnya memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi. Selain menjadi sarana persembahan suci kepada Tuhan, kegiatan tersebut juga mampu mempererat persaudaraan, memperkuat rasa gotong royong, serta meningkatkan kepedulian antarsesama warga.

"Tentu pelaksanaan yadnya ini sebagai sarana peningkatan nilai spiritual sebagai umat beragama. Kami berharap ke depan upacara yadnya ini dapat memberikan energi positif yang dapat memancarkan hal positif bagi umat serta menetralisir hal-hal negatif di lingkungan banjar setempat," katanya.

Menurut Arya Wibawa, keberadaan desa adat beserta pura sebagai pusat kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian budaya Bali. Karena itu, sinergi antara pemerintah, desa adat, dan masyarakat menjadi faktor penting agar tradisi yang diwariskan para leluhur tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

Halaman Selanjutnya
img_title