Koster Pastikan Tak Ada Lagi Klub Eksklusif Warga Asing di Bali

Gubernur Bali Wayan Koster memberikan keterangan usai rapat Forkopimda Bali di Denpasar
Sumber :
  • https://img.antaranaews.com/cache/1200x800/2026/07/28/IMG_0016.jpeg

Denpasar, VIVA BaliGubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi klub atau komunitas yang bersifat eksklusif hanya untuk warga negara asing di Pulau Bali. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul polemik yang melibatkan komunitas lari Entourage Run di Canggu, Kabupaten Badung, yang sebelumnya diduga membatasi keikutsertaan warga negara Indonesia.

img_title Bali Siapkan 5 Kawasan Rendah Emisi, Koster Dorong PLTS dan Kendaraan Listrik

Dikutip dari ANTARA, Koster menjelaskan bahwa Bali sebelumnya pernah memiliki komunitas permukiman yang dikenal masyarakat sebagai "kampung Rusia". Namun, menurutnya, komunitas tersebut sudah tidak lagi beroperasi sehingga tidak ada lagi kawasan maupun komunitas eksklusif yang hanya diperuntukkan bagi warga negara asing.

"Mengenai klub eksklusif yang hanya untuk warga asing ini, sebelumnya memang ada komunitas permukiman yang bersifat eksklusif, namun sekarang sudah tidak ada lagi. Saya kira kasusnya sama seperti itu," kata Wayan Koster.

img_title Bali Tembus 16,3 Juta Kunjungan, Gubernur Koster Prioritaskan Infrastruktur dan Kelestarian Lingkungan

Pernyataan tersebut disampaikan Koster kepada wartawan usai menghadiri rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali.

Dalam kesempatan yang sama, Koster juga membantah kabar yang menyebut kegiatan Silent Disco yang diselenggarakan oleh komunitas Entourage Run bersifat diskriminatif terhadap warga Indonesia.

img_title Ribuan Mahasiswa Diterjunkan Bangun Desa di Bali, Koster Tekankan Pengabdian yang Berdampak

"Di acara itu juga ada orang Indonesia yang ikut, jadi laporan yang menyatakan sebaliknya tidak benar," ujarnya.

Meski beberapa waktu terakhir muncul sejumlah kasus yang melibatkan warga negara asing di Bali, Pemerintah Provinsi Bali menilai kondisi keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata tetap terjaga. Koster mengatakan Bali masih menjadi salah satu destinasi wisata terbaik di dunia.

"Situasi di Bali baik, kondusif, dan aman," kata Koster.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai berbagai informasi yang beredar di media sosial tanpa melihat kondisi sebenarnya di lapangan.

Pemerintah Provinsi Bali bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah akan terus menjaga iklim pariwisata yang aman dan kondusif. Selain itu, pemerintah memastikan seluruh wisatawan, termasuk warga negara asing, wajib mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku selama berada di Indonesia.

Koster turut mengajak komunitas olahraga, khususnya komunitas lari, agar tetap menjalankan aktivitasnya secara normal selama tidak mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Halaman Selanjutnya
img_title