Nasib Malang Pedagang Nasi Goreng Harjono, Korban Pencurian di Areal Pasar Wongsorejo

Ilustrasi pedagang nasi goreng jadi korban pencurian
Sumber :
  • Created by AI

Banyuwangi, VIVA Bali –Sebuah tindak pencurian terjadi di areal Pasar Tradisional Desa Wongsorejo, seorang pedagang nasi goreng kehilangan tabung gas 3kg serta terpal yang biasa digunakan berdagang. Tindak pencurian ini diduga terjadi akibat tidak adanya petugas khusus yang menjaga keamanan. 

img_title Turnamen Mini Soccer Antar RW Desa Bajulmati Resmi Dimulai Hari Ini

Harjono hanya bisa pasrah atas nasib buruk yang dialami kala berniat memulai aktifitasnya sebagai pedagang nasi goreng di areal Pasar Tradisional Wongsorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. 

Kepala rumah tangga ini tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya akibat menjadi korban tidak pencurian. Jumat, 17 Juli 2026. 

img_title Tournament Mini Soccer Desa Bajulmati: RW 3 Krajan Bantai RW 1 Karanganyar 1:5

Tabung gas 3kg serta terpal yang biasa digunakan untuk mengais rejeki kala malam hari, raib dari tempat penyimpananya. 

Kini perabot vital pendukung usahanya tersebut sudah hilang diduga dijarah pelaku tindak pencurian saat Harjono menutup lapak dagangannya. 

img_title Laga Mini Soccer RW 3 Karangnyar Bungkam RW 5 Krajan 2-0 di Tournament Mini Soccer Desa Bajulmati

“Kapan pastinya itu hilang saya tidak tahu, namun yang pasti saat saya akan berjualan hari ini ini perabot tersebut sudah hilang,” ujar korban tindak pencurian, Harjono. 

Mengetahui perabot kerjanya hilang, Harjono kini harus memutas otak bagaiman mencari pengganti atas kerugian yang diperkirakan mencapai 1 juta rupiah tersebut. 

“Setiap saya jualan pasti ada petugas yang menarik restribusi pasar tapi saat saya terkena musibah seperti ini, mana tanggung jawab mereka,” keluh Harjono. 

Dengan hilangnya tabung gas 3kg serta terpal tersebut, kini keberlangsung mata pencaharian Harjono pada keluarganya terancam. 

“Jika saya tidak berjualan, bagaiman saya bisa memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga saya. Tapi jika saya harus mencari mencarui uang 1 juta sendiri, dapat darimana uang sebanyak itu,” isak tangis Harjono. 

Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan melalui Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo Aipda Oktorio Wisnu Pradana mengaku belum ada laporan resmi ke Polsek Wongsorejo terkait tindak pencurian tersebut. 

“Laporan resmi terkait hal tersebut belum ada. Tapi saya sudah perintahkan anggota Reskrim untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian. Karena informasi tersebut sudah kami terima kendati bukan dari korban langsung,” kata Kanit Reskrim Polsek Wongsorejo, Aipda Oktorio Wisnu Pradana di ruang kerjanya.

Halaman Selanjutnya
img_title