Asian Games 2026 Jadi Panggung Terakhir, Maria Londa Tak Gentar Hadapi Atlet Muda Asia
- Dewi Divianta/ VIVA Bali
Denpasar, VIVA Bali –Maria Natalia Londa atlet lompat jangkit Indonesia yang akan menutup kariernya di panggung internasional membidik medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi Nagoya, Jepang, even akan digelar pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Ditemui di lokasinya biasa berlatih di kawasan Pantai Sanur, Maria Londa mengaku persiapannya jelang panggung terakhirnya di kancah nasional dan internasional tersebut sudah mencapai 80 persen.
Dalam kesempatan mendatangi Maria Londa saat melakukan latihan di Kawasan Pantai sanur, ia bercerita kepada Bali Viva.co.id bahwa ajang Asian Games akan menjadi pertandingan terakhirnya dalam karier nasional dan internasional.
Hal itu dikarenakan usianya yang sudah tidka bisa masuk menjadi salah satu syarat sebagai atlet pada even berikutnya. “Even ini kemungkinan akan menjadi pertandingan terakhir saya, baik di level nasional ataupun internasional. usia saya sudah lewat 35 tahun, sudah tidak bisa mengikuti kejuaraan di Indonesia,” kata Maria Londa di Denpasar, Jumat 17 Juli 2026.
Maria londa menyebut persiapannya dalam mentargetkan medali dalam ajang di Jepang itu tengah fokus menyempurnakan teknik dan membangun mental bertanding sembari menunggu jadwal resmi pertandingan keluar.
Meski cuaca akan menjadi salah satu faktor, namun Maria Londa mengaku itu tidak menjadi masalah lantaran dirinya sudah beberapa kali melakukan kejuaraan di negeri Sakura itu.
Suasana Maria Natalia Londa saat Berlatih di Pemusatan Latihan di Kawasan Pantai Sanur dihadiri oleh Chief de Mission Indonesia, Todotua Pasaribu
- Dewi Divianta/ VIVA Bali
Ia malah menyoroti, para pesaingnya para atlet-atlet muda Asia, salah satunya atlet Uzbekistan yang baru-baru ini meraih juara dan mencatatatkan rekok melampaui rekor Maria Londa.
“Ada atlet dari Uzbekistan baelum lama menjuarai Asia U-23 dengan lompatan 14,27 meter, sementara catatan terbaik saya saat ini berada di angka 14,17 meter. Apapun itu, target saya tentu meraih satu medali emas,” harap Maria Londa.
Meski ia adalah pemegang rekor nasional lompat jauh dan lompat jangkit, Maria Londa berharap rekor itu bisa diikuti oleh atlet-atlet muda lainnya dan mencetak rekor yang lebih baik dari yang ia capai selama ini.
Maria menilai regenerasi atlet muda saat ini memasuki fase yang sangat positif. hanya saja, prestasi para generasi muda ini perlu ditingkatkan agar bisa bersaing dengan atlet terbaik Asia.