Miq Iqbal Resmikan GELITRA NTB, Gerakan Literasi Dimulai dari Desa

Gubernur Miq Iqbal meluncurkan GELITRA NTB di Mataram
Sumber :
  • https://ntbprov.go.id/storage/file/1783237984_IMG-20260705-WA0114.jpg

Mataram, VIVA Bali –Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi meluncurkan Gerakan Literasi Tradisional (GELITRA) NTB sebagai upaya memperkuat budaya literasi berbasis nilai-nilai budaya lokal. Program tersebut diluncurkan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, pada pembukaan Kemah Literasi NTB 2026 di Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi NTB, Mataram.

img_title Kisruh Pembayaran Gaji Karyawan, Dinkes Mataram Pastikan Layanan Rumah Sakit Risa Sentra Medika Tetap Beroperasi

GELITRA dihadirkan untuk meningkatkan minat baca sekaligus membangun budaya literasi yang dimulai dari desa. Pemerintah berharap gerakan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat agar literasi menjadi kebiasaan yang tumbuh secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Miq Iqbal menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pembangunan fisik. Menurutnya, budaya literasi menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

img_title AMSI Ingatkan Media Tak Jadikan Konflik Personal untuk Sensasi

"Kalau kita ingin mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045, maka membangun budaya literasi harus dimulai dari desa," ujar Miq Iqbal.

Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), tidak boleh mengurangi kebiasaan membaca. Menurutnya, membaca tetap menjadi cara terbaik untuk memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, dan membangun pola pikir yang kritis.

img_title Kasus Tanah Suela Berbalik Arah Gugatan Runtuh, Penggugat Dihantam Laporan Dugaan Pemalsuan Dokumen

Peluncuran GELITRA dirangkaikan dengan deklarasi Relawan GELITRA NTB, peluncuran Gerakan Hibah Sejuta Buku (HIBAH SAKU), penyerahan bantuan buku, penandatanganan kerja sama dengan berbagai mitra, serta permainan tradisional sebagai media edukasi bagi generasi muda.

Bunda Literasi Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, mengatakan GELITRA merupakan gerakan kolaboratif yang menggabungkan budaya membaca, pelestarian permainan tradisional, dan pendidikan karakter.

"Literasi bukan sekadar meningkatkan minat baca, tetapi membangun kesadaran masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan," kata Sinta M. Iqbal.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat program literasi melalui peningkatan layanan perpustakaan, penguatan peran Bunda Literasi Desa, serta penyediaan akses bacaan yang lebih luas melalui Gerakan Hibah Sejuta Buku.

Melalui GELITRA NTB, pemerintah berharap budaya literasi semakin berkembang hingga tingkat desa dan menjadi gerakan bersama untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Halaman Selanjutnya
img_title