Nasib Tragis Proyek KDMP Watukebo: Habis Tebang Pohon Jati, Terbitlah Mangkrak?

Lokasi Pembangunan KDMP Watukebo, Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Bali

Banyuwangi, VIVA Bali –Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Watukebo mangkrak selama hampir sebulan terakhir. Pekerjaan di lokasi ini hanya pada tahap penebangan 18 pohon jati serta sebatang pohon sambi serta penggalian bakal lobang pondasi.

img_title Bukan Sekadar Nongkrong: Rasakan Adrenalin Mancing Malam Minggu di Kalitopo di Desa Sidodadi!

Seperti inilah kondisi lokasi proyek pembangunan KDMP Watukebo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selasa, 9 Juni 2026. 

Tidak ada aktifitas pekerja apapun dan hanya terdapat satu tumpukan pasir serta 3 titik tumpukan batu bakal pondasi bangunan. 

img_title Siswa SLTP di Wongsorejo Diduga Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Dibawah Umur

Lobang bakal galian pun sebagian sudah mulai tertimbun longsoran tanah tepi galian serta rumput juga mulai tumbuh di areal bakal proyek Pembangunan KDMP Watukebo. 

“Sudah lama tidak ada orang kerja. Kalau tidak salah, hanya pas waktu tebang pohon saja yang ada orang kerja tapi setelah itu sudah tidak ada lagi sampai sekarang,” ujar seorang warga sekitar, Misnato. 

img_title Nasib Malang Pedagang Nasi Goreng Harjono, Korban Pencurian di Areal Pasar Wongsorejo

Beruntung seorang warga berinisiatif membersihkan lokasi sekitar proyek pembangunan KDMP dengan melakukan pembakaran pada sisa penebangan kayu yang tidak dibersihkan. 

“Itu Pak Haji yang bersihkan, kalau tidak pasti rimbun. Sama Pak Haji Dibakar dan ranting – ranting bekas tebangan pohon dipinggirkan biar rapi karena sebelumnya berantakan. Padahal Pak Haji sendiri bukan pekerja proyek itu,” tutur warga lainnya di sekitar lokasi proyek pembangunan KDMP Watukebo, Junaidi. 

Administratur (Adm) Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Banyuwangi Utara Nuradin Eko Saputro melalui Asisten Perhutani (Asper) Bajulmati, Mohammad Karto membenarkan mangkraknya proyek pembangunan KDMP Watukebo. 

“Setahu saya memang demikian (mangkrak). Hanya ada tumpukan batu saja tapi tidak ada pekejaan apapun di lokasi hingga saat ini,” kata Asper Bajulmati, Mohammad Karto. 

Namun Asper Bajulmati, Mohammad Karto mengaku tidak tahu menahu terkait penyebab mangkraknya proyek Pembangunan KDMP Watukebo tersebut. 

“Kami hanya menyediakan lahan atau lokasi saja, selanjutnya kami sudah tidak terlibat lagi dalam pelaksanaan pembangunan KDMP,” jelas Mohammad Karto pada VIVA News. 

Sementara itu, Mandor KDMP Watukebo Roni Rusdiantoro belum berhasil dihubungi VIVA News untuk dilakukan konfirmasi terkaitnya mangkraknya proyek pembangunan KDMP Watukebo. 

Halaman Selanjutnya
img_title