Miris! Cedera Patah Tulang Saat Kerja, Relawan SPPG Sumber Kencono Hanya Diberi Rp100 Ribu untuk Pijat

Sri Widayati, Mantan Relawan SPPG Sumber Kencono
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Bali

Banyuwangi, VIVA Bali –Dalam bekerja, tidak jarang seorang pegawai akan mengalami sebuah kecelakaan kerja yang tidak pernah diharapkan. Bahkan tidak jarang kecelakaan tersebut menimbulkan cacat tubuh permanen dan tidak bisa seperti sediakala. 

img_title Fardhan Bawa Pulang Perak di Kerjuaraan Asia Junior 2026

Nasib yang kurang beruntung dialami Sri Widayati yang kini mengalami cacat permanen pada pergelangan tangannya. 

Warga Dusun Krajan, Desa Sumber Kencono, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini mengalami patah tulang saat menjadi relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumber Kencono. 

img_title Pihak Perkebunan Kampe Diduga Halangi Damkarat Banyuwangi Masuk Lokasi Kebakaran

Wanita usia 57 tahun tersebut terpeleset saat bekerja di arel dapur SPPG hingga mengalami cidera patah tulang. 

“Waktu itu saya sedang berjalan membawa bahan masakan di areal dapur SPPG tiba – tiba saya terpeleset dan pergelangan tangan saya patah,” ujar mantan relawan SPPG Sumber Kencono, Sri Widayati. 

img_title BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Cuaca Buruk Intai Aktivitas di Selat Bali

Akibat hal tersebut, Sri Widayati harus tidak masuk masuk kerja selama hampir 3 pekan untuk menjalani pengobatan. 

“Pihak SPPG sempat menemui saya dan memberikan uang 100 ribu untuk pijat. Selain itu tidak ada pemberian lainnya,” tutur Sri Widayati saat ditemui di rumahnya. 

Selang 3 pekan setelah dianggap sembuh, Sri Widayati berencana kembali masuk kerja namun ternyata sudah tidak bisa lagi. 

“Saat saya berusaha masuk kerja kembali ternyata sudah tidak bisa karena posisi saya ternyata sudah digantikan orang lain,” kata Sri Widayati pada VIVA News. 

Dalam kesempatan terpisah, Kepala SPPG Sumber Kencono Zuhry Zaini melalui Assisten Lapangan (Aslap) Ruli Ardiansyah juga membenarkan tidak bekerjanya Sri Widayati sebagai relawan di SPPG Sumber Kencono. 

“Benar, Sri Widayati sudah tidak menjadi relawan di SPPG Sumber Kencono karena sakit patah tulang pada tangannya,” jelas Kepala SPPG Sumber Kencono Zuhry Zaini melalui Aslap Ruli Ardiansyah. 

Dalam penjelasannya, Kepala SPPG Sumber Kencono Zuhry Zaini melalui Aslap Ruli Ardiansyah usia Sri Widayati juga menjadi penyebab lain. 

“Acuan lain juga pada usia yang sudah lebih dari 50 tahun. Makanya kita akhiri kerjasama dengan Sri Widayati,” tandas Aslap Ruli Ardiansyah. 

SPPG Sumber Kencono sendiri beroperasi pada awal Bulan Maret 2026 dengan mendistribusikan MBG pada 2.092 penerima manfaat yang berada di 24 sekolah di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.