Sanur Kian Diminati Wisatawan, Wayan Wandhira Sebut Punya Wisata Berkualitas Jadi Kunci
- Dewi Divianta/ VIVA Bali
Denpasar, VIVA Bali –Beberapa saat lalu ada kekhawatiran dari Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa yang mengkhawatirkan wisatawan di wilayah Kuta akan bergeser ke kabupaten lain jika tidak segera menyelesaikan beberapa permasalahan yang terjadi. Hal itu ditanggapi Anggota DPRD Kota Denpasar Wayan Mariyana Wandhira yang menyebut meningkatnya minat wisatawan untuk berlibur ke wilayah Sanur menunjukkan bahwa pariwisata di wilayah itu memiliki kualitas. Salah satunya Sanur memang memiliki daya tarik kuat di tengah perubahan tren wisata global.
Pria yang juga baru-baru ini resmi menjadi Dirut PT. Mardika Griya Prasta (khusus Produksi Struktur Konstruksi Kayu, Baja, beton free cash, conblock , stone Cruiser dan Aspal Mix Plan) I Wayan Mariyana Wandhira itu menilai kawasan wisata Sanur berhasil mempertahankan identitasnya sebagai kawasan wisata yang tenang, nyaman, dan berorientasi pada kualitas pengalaman wisatawan yang sebelumnya pernah berlibur ke daerah itu.
Menurutnya, kawasan wisata Sanur memiliki karakter yang berbeda dengan kawasan wisata lain di Bali. Keunikan tersebut yang akhirnya menjadi alasan Sanur terus diminati wisatawan terutama mereka yang ke Bali ingin suasana santai dan jauh dari hiruk pikuk kehidupan malam. "Salah menilai Sanur memiliki karakter sendiri. Wisatawan datang ke sini umumnya mencari suasana aman, tenang, damai, dan nyaman. Sebab itu banyak wisatawan datang kembali untuk kedua, ketiga, bahkan berkali-kali ke Sanur," ujar dia kepada Vivenews.com di Sanur, Kamis 4 Juni 2026.
Wandhira menjelaskan, kultur pariwisata Sanur memang dibangun dengan konsep yang berbeda. Di mana kaawasan ini identik dengan wisata keluarga, pasangan dan wisatawan berusia matang yang ingin menikmati suasana pantai, budaya, dan lingkungan yang lebih tertata. Ia menilai hal itu adalah keberhasilan Sanur mnejaga identitas destinasi yang akan menjadi modal penting untuk pariwisata Bali ke depan.
Di tengah bersaingnya Indonesia, khususnya Bali bersaing dengan pariwisata negara lain di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, dan juga Singapura. Bali tidak cukup hanya mengandalkan jumlah kunjungan jumlah wisatawan, tapi harus meningkatkan kualitas. "Kalau kita jalan di kawasan Jalan Danau Tamblingan, mayoritas adalah wisatawan yang berpasangan yang ingin mnecari ketenangan. Ini ciri khas yang harus dipertahankan," tutur Wandhira.