Peringkat 1 Se-Banyuwangi, Petani Wongsorejo Teratas dalam Pengajuan Solar Bersubsidi
- Anton Heri Laksana/ VIVA Bali
Banyuwangi, VIVA Bali –Memasuki musim kemarau, permintaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar untuk sektor pertanian meningkat tajam. bahkan wilayah Kecamatan Wongsorejo berada diperingkat tertinggi di Kabupaten Banyuwangi untuk pengajuan penggunaan BBM bersubsidi jenis solar ini.
Saat musim hujan. kebutuhan air untuk sektor pertanian di seluruh wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur cukup tercukupi.
Namun saat memasuki musim kemarau, lahan pertanian di Kecamatan Wongsorejo yang sebagian besar lahan tadah hujan kini tengah mengalami krisis air.
Petani terpaksa memanfaatkan fasilitas sumur bor yang menggunakan mesin diesel untuk menyedot air dari dalam tanah dan mengalirkannya di ladang para petani.
“Memang saat musim kemarau seperti ini, petani hanya bisa mengandalkan pasokan air dari sumur bork arena hujan sudah tidak ada lagi,” ujar seorang petani, Nari Saputra.
Kondisi inilah yang membuat banyak mesin bor harus beroperasi secara penuh karena banyak petani yang membutuhkan pasokan air.
“Kalau seribu saja, ada mungkin jumlah sumur bor di seluruh wilayah Kecamatan Wongsorejo yang Sebagian besar masih menggunakan mesin diesel,” tutur Nari Saputra pada VIVA News.
Tingginya permintaan BBM bersubsidi jenis solar untuk sektor pertanian ini dibenarkan oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Danang Hartanto.
“Permohonan BBM bersubsidi jenis solar sampai hari ini yang tertinggi di Kabupaten Banyuwangi adalah wilayah Kecamatan Wongsorejo,” kata Kadis Pertanian Banyuwangi, Danang Hartanto.
Seluruh pengajuan penggunaan BBM bersubsidi jenis solar tersebut tersebar di seluruh SPBU yang berada di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Di SBPU 54.684.05 Desa Alasrejo dialokasikan BBM bersubsidi jenis solar sebanyak 80.601 liter dan alokasi ini tertinggi di Kabupaten Banyuwangi.
Alokasi BBM bersubsidi jenis solar untuk sektor pertanian berikutnya Adalah SPBU 54.684.30 Desa Bajulmati yang berada pada kisaran 54.684 liter.
Sedangkan pada posisi berikutnya alokasi dilakukan pada SPBU 54.684.16 liter di Desa Bangsring dengan quota mencapai 27.848 liter BBM bersubsidi jenis solar.