Sesuai Tahapan, Pembangunan KDMP Sidodadi Masuki Tahap Akhir
- Anton Heri Laksana/ VIVA Bali
Banyuwangi, VIVA Bali –Pelan tapi pasti serta selangkah demi selangkah meraih hasil terbaik ternyata mampu membuat pelaksanaan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidodadi berjalan sesuai tahapan yang semestinya.
Ditangan dingin Kepala Unit (Kanit) KDMP Sidodadi, Kopral Kepala (Kopka) Djumadi mampu mengendalikan pergerakan seluruh pekerja secara optimal.
Sedikitnya 12 pekerja setiap hari mampu disinergikan dengan baik pada bidang pekerjaan masing – masing yang sejak awal pembangunan KDMP Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur nyaris tanpa cela.
Saat ini tahapan pembangunan berdasarkan aplikasi KDMP Nasional sudah mencapai tahap lebih dari 80 persen dan hasil ini merupakan perolehan trend yang sangat positif.
“Hari ini jumlah pekerja mencapai 12 orang. Kadang bisa lebih atau berkurang, tergantung jumlah pekerjaan yang harus dilakukan setiap harinya,” ujar Kanit KDMP Sidodadi, Kopka Djumadi.
Pada persentase yang diperoleh, 12 pekerja tersebut kini dipusatkan pada penyelesaian bagian atap karena lantai dasar sudah selesai sepenuhnya.
“Karena lantai sudah selesai, kami sekarang fokus penyelesaian pada bagian atap. Seharusnya sudah selesai beberapa hari lalu tapi agak terlambat karena barang dari pabrik kosong akibat tingginya permintaan. Jadi kami harus sabar menunggu, kan gantian,” tutur Kopka Djumadi di lokasi proyek pembangunan KDMP Sidodadi.
Sedangkan pada bagian bawah, pekerja mulai fokus pada pengecatan eksterior yang juga mengalami kendala karena tidak ada bahan.
“Jadi kendalanya bukan tidak ada dana untuk beli bahan tapi memang barangnya yang tidak ada dari pabrik. Ini kami terus push pada distributor agar secepatnya dilakukan pengiriman. Kalau barang datang, pekerja juga siap lembur,” kata Kanit KDMP Sidodadi ini pada VIVA News.
Penyelesaian bagian depan KDMP Sidodadi juga mendekati tahap akhir karena seluruh material sudah tersedia di lokasi.
“Untuk pemasangan kusen dan kaca di ruang gerai serta apotik semua berjalan normal karena material ada. Kami maunya semua bisa berjalan cepat seperti ini agar amanat ini bisa segera terselesaikan dengan baik,” jelas Djumadi di sela – sela pemantauan pekerja.