Arogansi Mandor? Proyek KDMP Sidowangi Tetap Berjalan Meski Izin Belum Final
- Anton Heri Laksana/ VIVA Bali
Banyuwangi, VIVA Bali –Kelengkapan perizinan nampaknya menjadi hal yang lumrah dibaikan dalam pelaksanaan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dibawah koordinasi Mandor Roni Rusdiantoro. Hal tersebut terbukti dengan terus dilakukannya pembangunan KDMP kendati kelengkapan izin belum selesai sepenuhnya.
Jika sebelumnya kekurangan kelengkapan izin pembangunan KDMP terjadi di Desa Wongsorejo, ternyata kali ini juga ditemukan di lokasi proyek pembangunan KDMP Sidowangi, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Bahkan tidak di lokasi ini, pelaksanaan pembangunan KDMP sudah berjalan sejak 2 pekan lalu kendati izin masih dalam proses.
Diduga Mador Roni Rusdiantoro yang merupakan Staf PT Safa Mulya Sentoso yang berkantor di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini sengaja melakukannya.
“Sampai saat ini yang saya ketahui memang belum lengkap seluruh izin pembangunan KDMP Sidowangi. Semuanya masih tahap pengajuan, itu yang saya tahu,” ujar Kepala Desa (Kades) Sidowangi, Muansin.
Pada awal pembangunan proyek KDMP Sidowangi, pengajuan izin pernah dilakukan namun menemui kegagalan karena kekurangan dokumen pendukung.
“Beberapa unsur dari pengurus KDMP yang lama berada di luar kota karena sedang bekerja dan agak kesulitan untuk diundang hadirkan ke Desa Sidowangi,” tutur Muansin pada VIVA News.
Karena hal tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Sidowangi kembali menggelar Musyarawah Desa (Musdes) guna dilakukan pembentukan pengurus KDMP Sidowangi yang baru.
“Nah data pengurus baru ini yang kini kami gunakan untuk melengkapi kekurangan dokumen pada pengajuan sebelumnya. Jadi ini memang pengajuan baru dan sekarang sedang diproses,” kata Kades Sidowangi di ruang kerjanya.
Terkait dugaan belum adanya kelengkapan dokumen terkait izin pembangunan KDMP Sidowangi, upaya konfirmasi terus dilakukan.
VIVA News berupaya mendatangi lokasi pembangunan KDMP Watukebo untuk menemui staf dari PT Safa Mulya Sentosa yang berkantor di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini namun gagal kendati sudah menunggu lebih dari 2 jam.
Upaya konfirmasi berikutnya dilakukan dengan menemui Roni Rusdiantoro ke lokasi KDMP Sidowangi juga gagal.
“Pak Roni baru saja pulang kayaknya mau ambil besi tapi saya tidak tahu pastinya kemana. Coba saja dihubungi,” ungkap seorang pekerja di lokasi pembangunan KDMP Sidowangi.