Fabio Lefundes Bongkar Mental Borneo FC di Tengah Persaingan Panas Juara Liga 1
- Dewi Divianta/ VIVA Bali
Gianyar, VIVA Bali –Laga lanjutan BRI Super League pekan ke-32 mepertemukan antara Bali United FC vs Borneo FC berakhir dengan skor 2:3. Kemenangan untuk tim Perseba Bangkalan yang berganti nama menjadi nama Borneo FC sejak tahun 2014.
Pelatih Fabio Lefundes, menunjukkan rasa bangga terhadap perjuangan anak asuhannya kembali meraih kemenangan penting dalam perburuan gelar juara Liga 1. Kemenangan di Bali menambah statistik mereka selama 7 laga berturut-turut belum pernah kalah.
Meski Fabio mengakui, anak asuhannya sempat kesulitan menghalau permainan lawan yang sulit ditembus. Sehingga, pelatih Borneo FC itu merubah strategi dan oergantian pemain selepas babak turun minum. Klub milik Nabik Husein itu mampu membalik keadaan di babak kedua menjadi 2:3.
"Di babak pertama kami tidak terlalu bagus. Tapi babak kedua kami melakukan penyesuaian, menarik dua pemain dan memasukkan dua pemain lain. Setelah itu permainan jadi lebih baik, peluang lebih banyak, dan kami bisa mencetak gol," kata Fabio usai laga di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa 12 Mei 2026.
Meski menang atas tim aauhan Johnny Jansen, pelatih asal Brasil menyoroti konsistenai Borneo FC sepanjang liga musim 2025/2026. Ia menganggap timnya selalu luput dari perbincangan media massa dan publik sepak blla Indonesia dalam perebutan juara.
Fabio mengamati media sering hanya terfokus pada dua tim papan atas seperti Persija dan Persib, padahal timnya berada di antara kedua tim tersebut yang bis berpeluang menjadi menjadi batu sandungan untuk keduanya.
"Saya sering lihat wartawan hanya membicarakab selisih poin Persjija dan Persib. Mereka tidka pernah bicara Borneo FC. Tapi, kami tetap bekerja, latihan, dan tidak kehilangan fokus. Saya apresiasi pemain, staf, semua pelatih. Spirit kami luar biasa dalam dan luar lapangan," tegas Fabio.
Dalam kesempatan tersebut, Fabio menyinggung capaian poin tim asuhannya yang sudah melewati 70 poin. Angka tersebut menurut Fabio sudah melampaui torehan musim 2022/2023. Fabio mencontohkan timnya adalah bahan bakar, dan tahun ini bahan bakar yang sebelumnya kualitas biasa tahun ini berubah menjadi bahan kualitas premium.