Cegah Pohon Tumbang, Dinas PU Bina Marga Sisir Jalur Pantura Banyuwangi

Antisipasi pohon tumbang, Bina Marga lakukan perempelan pohon perindang di Wongsorejo
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Bali

Banyuwangi, VIVA Bali –Memasuki musim pancaroba, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Pengelolaan Jalan Jembatan (PJJ) Banyuwangi yang membawahi Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso bergerak cepat melakukan perempelan ranting dan dahan pohon di sepanjang jalur patura Kabupaten Banyuwangi. 

img_title Solidaritas Tanpa Batas: Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Penghubung Desa Sidowangi & Desa Bajulmati

Perempelan ranting dan pohon ini dilakukan sejak sepekan terakhir di sepanjang jalur pantura di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. 

Ranting dan dahan pohon yang dianggap berbahaya terhadap pengguna jalan serta warga di sekitar pohon langsung dirempel oleh sejumlah pekerja. 

img_title Wajah Sumringah 33 KK Warga Desa Alasbuluh Setelah Terima Surat Pengakuan Hak

Perempelan menyasar pohon ukuran besar serta dahan yang melintang di jalur utama Pantura penghubung Jawa Bali di seluruh wilayah Kecamatan Wongsorejo. 

“Kami sudah bekerja selama seminggu lebih dan merempel pohon mulai dari Watudodol sampai Baluran. Tidak ada batas waktu tapi ya harus sampai selesai,” ujar koordinator pekerja, Armawi. 

img_title Bukan Jarak Rumah, Jalur Domisili SMA Kini Ditentukan Pemeringkatan Nilai Akademik

Penilik UPT PJJ Banyuwangi, Rahmat Febri Kustiyono mengaku melakukan perempelan ranting dan dahan pada sejumlah pohon di jalur pantura karena permintaan masyarakat luas. 

Masyarakat meminta pada petugas Bina Marga melakukan perempelan karena takut pohon tumbang atau dahan patah akibat diterjang hujan angin. 

“Banyak masyarakat yang meminta kami untuk melakukan perempelan pada dahan dan ranting karena takut patah dan roboh. Kita proses pengajuan tersebut dan jika sudah disetujui maka ya kami laksanakan perempelan seperti sekarang ini,” tutur Penilik UPT PJJ Banyuwangi, Rahmat Febri Kustiyono. 

Bukan hanya oleh petugas resmi dari Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur, perempelan dahan atau ranting pada pohon yang dianggap berbahaya juga bisa dilakukan oleh masyarakat luas dengan tata cara tertentu. 

“Kalau ranting atau dahan (akan dipotong masyarakat ya silakan saja) yang penting ada dokumentasi. Monggo siapa saja yang berkenan,” kata seorang staf Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur, UPT PJJ Banyuwangi Syaiful Fajar. 

Saat musim pancaroba, wilayah Kecamatan Wongsorejo acap kali mengalami hujan deras disertai angin kencang. 

Peristiwa ini tidak jarang membuat sejumlah dahan atau ranting pohon yang berada di jalur Pantura Jawa Bali mengalami patah ke jalan raya. 

Halaman Selanjutnya
img_title