Hasil Imbang Lawan PSIM Perkecil Kesempatan Persija Masuk Zona Juara Liga 1
- Dewi Divianta/ VIVA Bali
Gianyar, VIVA Bali –Pekan ke-29 yang mempertemukan antara PSIM Yogyakarta melawan Persija Jakarta berakhir dengan skor imbang 1:1. Laga usiran tersebut digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu sore 22 April 2026 pukul 16.00 WITA tanpa penonton.
Persija Jakarta nampak lebih unggul melakukan 19 kali tembakan, dan 9 di antaranya tepat sasaran, namun, banyak peluang-peluang yang tercipta gagal dikonversikan menjadi gol oleh tim yang berjuluk Macan Kemayoran itu.
Ditemui VIVA News usai laga, pemain Persija Jakarta Gustavo Almeida dos Santos bernomor punggung 70 mengakui hasil imbang bukan harapan timnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemindahan lokasi pertandingan yang sangat singkat tidak menjadi alasan hasil yang diraih timnya kurang maksimal.
"Kami tidak tahu sebelumnya bahwa kami harus pindah ke sini (Bali). Tapi, kami datamg ke sini untuk bermain, kami tidak menganggap itu (pindah venue) sebagai masalah, kami menjaga fokus bertanding," kata dia di mix zone Stadion I Wayan Dipta, Gianyar.
Meski begitu, hasil imbang tersebut akan menjadi evaluasi dirinya dan rekan-rekannya menghadapi laga selanjutnya melawan Persis Solo.
Meski, hasil imbang tersebut memperkecil timnya menuju zona juara Liga 1 2025/2026.
Meski dia sendiri tidak puas dengan hasil laga tandang mereka melawan PSIM tersebut, ia mengaku sudah mencoba bermain maksimal untuk bisa mendapatkan poin penuh.
Gustavo memilih untuk melupakan hasil laga pada Rabu sore tersebut dan menatap laga selanjutnya di rumah mereka.
"Kami mencoba melupakannya. Kami hanya ingin bertanding, dengan hasil imbang tentu kami tidak puas. Karena, kami baru saja kehilangan tiga poin, kami sudah mencoba bermain habis-habisan," ungkap Gustavo.
Dalam kesempatan itu, Gustavo mengatakan semua pemain bertanggungjawab atas hasil imbang tersebut dengan berfokus menatap laga selanjutnya pada pekan ke-30 mendatang.
Gustavo juga merindukan dukungan dari The Jakmania yang selama ini selalu mendukung Persija Jakarta di berbagai pertandingan. Baginya, suporter adalah energi tambahan untuk para pemain yang tengah berjuang di tengah lapangan.
Gustavo menegaskan, kondisi tersebut tidak menjadi persoalan besar karena Persija Jakarta tetap merasa didukung oleh suporter yang menyaksikan dari rumah.