Perkelahian Remaja di Ubud, Keluarga Berharap Ada Ruang Kedua Pihak

Ilustrasi perkelahian antar dua orang remaja
Sumber :
  • Istimewa

Gianyar, VIVA Bali –Beberapa saat lalu ada perkelahian antar remaja di wilayah Ubud yang berujung pada pelaporan ke pihak kepolisian. Kasus yang berujung pada unggahan di media sosial itu semakin ramai menjadi perbincangan warganet. Untuk diketahui pada awal April 2026 BJS dan TIY terlibat selisih paham di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. 

img_title Ubud Siap Jadi Ikon Baru Wisata Mewah Dunia

Perwakilan keluarga salah satu remaja berinisial BJS mengatakan ada pihak yang bisa menjembatani kedua belah piphak agar informasi yang beredar di media sosial tidak berkembang liar dan mempengaruhi remaja yang masih berstatus pelajar tersebut. 

Anak Agung Gde Adi Suputra, ayah dari BJS salah satu dari remaja yang terlibat dalam kesalahpahaman berharap ada informasi yang tidak secara sepihak atas kejadian yang menimpa anaknya BJS dan TIY.

img_title Indomaret Run Resmi Diumumkan, Siap Ramaikan Kalender Sport Tourism di Bali

Meski TIY sudah melaporkan kejadian yang menimpanya dengan BJS ke kepolisian, Gde Adi tetap meminta penyampaian informasi perkelahian tersebut dilakukan secara berimbang, apalagi kejadian tersebut sudah sampai ke ruang publik yang diduga hanya dari satu sudut panjang. 

Riuhnya media sosial tentang perklahian TIY dan sang anak, Gde Adi mempertanyakan mengapa persoalam antar remaja mendapat perhatian besar di ruang publik yang sebagian besar menerima informasi tersebut baru satu pihak. 

img_title Belajar Sambil Berlibur, Marine Safari Bali Suguhkan Petualangan Seru di Dunia Bawah Laut

Menurutnya, dari cerita sang anak BJS, pada 5 April 2026 lalu sang anak menghadiri acara pesta ulang tahun teman wanitanya (kekasih) di kawasan Lodtunduh, Ubud, hingga bertemu dengan TIY yang diduga membuat kekasih BJS merasa tidak nyaman. 

"Anak saya datang ke villa di Lodtunduh menghadiri ulang tahun temannya. Muncul dia (TIY) mengganggu teman anak saya, tapi mereka berusaha mengabaikan," ujar dia kepada awak media di Ubud, Selasa 21 april 2026. 

Gde Adi menjelaskan, situasi saat itu sedikit memanas setelah terjadi komunikasi antara BJS dan TIY dan keduanya sepakt bertemu. Namun, pihak TIY mendatangi rumahnya yang juga rumah BJS dengan jumlah banyak orang.

Tiba di rumah BJS, rombongan TIY diduga mengajak duel sehingga terjadilah perkelahian antara dua kubua yakni kubu BJS dan TIY.

Halaman Selanjutnya
img_title