Strategi Anti-Mainstream Kades Bajulmati Putus Siklus Banjir Tahunan di Jalan Mangaran

Kades Bajulmati sidak jalan Mangaran
Sumber :
  • Venus Hadi/ VIVA Bali

Banyuwangi, VIVA BaliKerusakan selama bertahun-tahun dan selalu menjadi langganan banjir di jalan Mangaran, Desa Bajulmati segera diakhiri. Hal tersebut terbukti dengan dilakukannya Inspeksi Mendadak (Sidak) pada lokasi tersebut oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Bajulmati bersama sejumlah jajaran Badan Musyawarah Desa (BPD) Bajulmati. 

img_title Nasib Malang Pedagang Nasi Goreng Harjono, Korban Pencurian di Areal Pasar Wongsorejo

Lokasi kerusakan jalan ini terjadi pada Jalan Mangaran, Dusun Krajan, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur selama bertahun-tahun. 

Setiap musim hujan tiba, jalanan sepanjang lebih dari 200 meter tersebut akan tergenang banjir yang cukup parah. 

img_title Bukan Sekadar Baris-berbaris, Ini Prestasi Bergengsi 25 Siswa Anggota Paskibraka Wongsorejo

Ketinggian genangan banjir mulai 10 sentimeter hingga mencapai 50 sentimeter pada titik tertentu saat hujan deras mengguyur. 

Terkait hal tersebut, Pemdes bersama BPD Bajulmati melakukan sidak di lokasi untuk dilakukan perbaikan akses jalan bagi warga Desa Bajulmati dan sekitarnya. Senin, 16 Maret 2026. 

img_title Tumin Warga Desa Alasejo, Lansia Terlantar yang Berjuang Melawan Maut Tanpa Keluarga

“Perbaikan ini baru separuh yang selesai. Untuk bagian barat masih belum diaspal, sementara ini hanya diurug menggunakan grasak. Kami masih mengusulkan agar sisa jalan tersebut bisa segera diaspal,” ujar Kepala Desa (Kades) Achmad Thoha. 

Akibat terlalu sering terendam banjir, aspal pada jalan Mangaran kondisi semakin rusak serta menimbulkan jalan berlubang di sejumlah titik. 

Saat musim kemarau, kerusakan aspal jalan ini bisa mengganggu aktifitas warga yang melintas di akses jalan tersebut serta bisa memicu kecelakaan lalu lintas saat malam hari. 

“Kalau pengendara yang tidak paham jalanan ini, pasti akan jatuh (kecelakaan) karena banyak jalan yang rusak. Apalagi saat malam hari yang hampir tidak ada penerangan jalan yang cukup memadai,” tutur Achmad Thoha pada VIVA News. 

Selain melakukan perbaikan pada jalan rusak, Pemdes Bajulmati juga berencana menambah sodetan saluran air agar tidak terjadi luapan pada saluran air ke jalanan. 

Sodetan sendiri berupa pembuatan saluran irigasi baru dari saluran irigasi yang sudah ada menuju ke saluran sungai besar yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut. 

“Debit air saat musim penghujan itu sangat tinggi. Jadi saluran air sudah tidak mampu lagi menampung, yaa akhirnya air akan tumpah ke jalan raya. Itu juga hal yang harus menjadi perhatian kita,” kata Kades Bajulmati di sela-sela sidak ke jalan Mangaran. 

Halaman Selanjutnya
img_title