Paket MBG SPPG Sumberanyar Wali Murid Temukan Kacang Campuran & Kemasan Bolong

Kacang campur yang dikeluhkan wali murid
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Bali

Banyuwangi, VIVA Bali –Untuk kesekian kalinya menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumberanyar menjadi sorotan wali murid. Kali ini wali murid mengeluhkan kualitas isi menu yang dianggap tidak layak dikonsumsi penerima manfaat karena kandungan gizinya dipertanyakan. 

img_title Tumin Warga Desa Alasejo, Lansia Terlantar yang Berjuang Melawan Maut Tanpa Keluarga

“Ini paket menu MBG di SMA Ibrahimy. Ini campur sari, ndak tahu ini semua sisa yang dicampur atau seperti apa, saya tidak tahu ini. Yang jelas ini isinya campur sari,” ujar suara seorang pria dalam sebuah rekaman video. 

Dalam video yang beredar di sejumlah aplikasi sosial media tersebut, menceritakan momentum saat seorang wali murid melakukan bedah paket menu MBG dari SPPG Sumberanyar yang diterima hari ini. Senin, 9 Maret 2026. 

img_title Pesta Gol 3-0 Lawan PSPW Legend Wonorejo, Ababil FC Sidowangi Kuasai Puncak Grup A!

Pada video berdurasi 1 menit tersebut, terlihat sebuah bungkusan plastik klip yang berisi kacang hijau polong dan kacang kupas dicampur dalam satu kemasan yang sama. 

Dua varian dalam satu bungkus kemasan ini dinilai tidak layak konsumsi karena disilnyalir merupakan makan sisa sebelumnya. 

img_title Solidaritas Tanpa Batas: Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Penghubung Desa Sidowangi & Desa Bajulmati

Kondisi kemasan yang rusak, juga dikeluhkan wali murid penerima manfaat paket menu MBG dari SPPG Sumberanyar. 

“Ini plastik pembungkus kacangnya juga sudah bolong ini. Kenapa ini,” tanya perekam video yang diduga seorang wali murid tersebut. 

Kualitas buah naga yang terdapat dapat dalam paket menu MBG dari SPPG Sumberanyar juga menjadi sasaran kritisi berikutnya. 

Wali murid menuding buah naga yang terdapat dalam paket menu MBG dari SPPG Sumberanyar merupakan hasil buah sortiran (sisa buah pilihan). 

Dengan kondisi buah tersebut, wali murid meragukan kandungan gizi yang cukup pada buah naga yang dikonsumsi para penerima manfaat. 

“Ini soteran – soteran (sortiran) buah naganya. Ini jelas soteran sudah bukan buah pilihan utamanya,” celoteh dalam video yang diterima VIVA News. 

Kepala SPPG Sumberanyar Ridho Wismandana dari Yayasan Admajha Surabaya menjelaskan paket menu MBG yang didistribusikan tersebut sudah menenuhi kandungan gizi yang cukup. 

“Kandungan gizi pada paket menu MBG porsi besar adalah Energi: Kkal, Karbohidrat: 64,7 gr Protein: 16,16 gr Lemak: 13,56 gr Serat: 7,8 gr,” jlentreh Kepala SPPG Sumber Annyar Ridho Wismandana. 

Halaman Selanjutnya
img_title