Babinsa Alasbuluh Belum Ganti Besi Polos di Proyek KDMP, Melawan Perintah Dandim Banyuwangi?
- Anton Heri Laksana/ VIVA Bali
Banyuwangi, VIVA Bali –Temuan penggunaan besi polos pada proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Alasbuluh ditindaklanjuti dengan tegas oleh Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya dengan memerintahkan segera melakukan pembongkaran dan penggantian material besi polos dengan besi ulir. Namun perintah tersebut diduga diabaikan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) sekaligus menjabat sebagai Kepala Unit (Kanit) KDMP Alasbuluh.
Adalah Sersan Kepala (Serka) Eko Kurniawan yang diduga mengabaikan perintah langsung dari Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya. Senin, 23 Februari 2026.
Hal tersebut terbukti dengan tidak dilakukannya pembongkaran serta pergantian secepatnya penggunaan material yang tidak sesuai ketetapan dalam proyek pembangunan KDMP Alasbuluh.
Hingga lebih dari 48 jam, material besi polos pada proyek pembangunan KDMP Alasbuluh masih terpasang sebagaimana sebelumnya.
“Tidak bisa langsung dibongkar (pasangan besi polosnya), itu tidak mungkin! Tidak semudah itu melakukan pembongkarannya,” ujar Babinsa Alasbuluh Serka Eko Kurniawan.
Dalam penuturannya, Babinsa Alasbuluh tersebut berdalih tidak mudah untuk melakukan pembongkaran serta pergantian secepatnya.
“Tidak semudah dan secepat itu karena semua harus dipersiapkan dan dipertimbangkan dengan baik. Ini juga masih mengerjakan pekerjaan yang lain,” tutur Kanit KDMP Alasbuluh, Serka Eko Kurniawan.
Ironisnya, seorang tukang yang sedang bekerja di lokasi proyek pembangunan KDMP Alasbuluh juga menolak perintah dari Babinsa Alasbuluh ini.
“Tidak bisa mendadak seperti ini, apalagi juga tidak ada gerendanya (alat pemotong besi). Saya juga sedang mengerjakan yang lainnya,” bantah seorang tukang saat diperintahkan oleh Serka Eko Setiawan.
Dalam kesempatan yang berbeda, Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya tidak mengetahui jika arahan serta perintahnya diabaikan oleh Babinsa Alasbuluh, Serka Eko Kurniawan.
“Terima kasih atas informasinya (belum dilakukan pembongkaran dan pergantian besi polos). Sedang dilakukan perubahan, tunggu saja,” jawab Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya pada VIVA News.
Sebelumnya telah ditemukan dugaan pelanggaran terkait penggunaan material yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.
Pada proyek pembangunan KDMP Alasbuluh ditemukan penggunaan besi polos sebagai rancangan penguat cor semen.