Ratusan Mangrove di Benoa Mati, Diduga Akibat Pipa Pertamina Bocor

Penampakan Ratusan Mangrove yang Mati di Kawasan Pelindo, Benoa
Sumber :
  • Capture Instagram Nyoman Parta/ VIVA Bali

Denpasar, VIVA Bali –Ratusan pohon mangrove di kawasan pelindo, tepatnya di barat pintu masuk Tol Bali Mandara ditemukan mati tak wajar.

img_title Pascaratusan Mangrove di Benoa Mati, Pertamina Pastikan Tak Ada Tumpahan BBM Saat Pengecekan Awal

Anggota Komisi III DPR RI Dapil Bali, Nyoman Parta turun ke lokasi meminta aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi menyeluruh.

“Saya mohon kepada Polda dan Kejati Bali untuk mengusut pihak yang bertanggung jawab. Ini mangrove di pinggir jalan bisa dilihat semua orang, masa mati tanpa pertanggungjawaban,” ungkap politisi asal Gianyar ini, Jumat, 20 Februari 2026.

img_title Pertalite Langka 3 Hari, Antrean di SPBU Lombok Timur Mengular hingga Badan Jalan

Jumlah mangrove yang mati diperkirakan mencapai  200-300 pohon.

Dugaan sementara kematian massal mangrove ini berkaitan dengan kebocoran pipa milik Pertamina saat proses pemeliharaan jaringan penyalur BBM dari Pelabuhan Benoa menuju Terminal Pertamina Pesanggaran pada akhir 2025 lalu.

img_title Pengawasan Eksternal Komjak Dorong Kejaksaan Bali Perkuat Integritas Aparat

“Kita perlu pembuktian, tapi informasi awal menyebut ada kebocoran pipa milik pertamina atau perusahaan di sini,” kata Parta,

Selain itu, Parta juga meminta pihak Tahura Ngurah Rai, Pelindo, Jasa Marga serta Indonesia Power ikut bertanggung jawab. Kasus ini pun memicu kekhawatiran dampak lingkungan yang lebih luas terhadap ekosistem mangrove di Teluk Benoa.