Profil Farida Nurhan, Perjalanan Karier Food Vlogger yang Putuskan Jual Akun YouTube

Profil Farida Nurhan
Sumber :
  • https://www.instagram.com/farida.nurhan/

Jakarta, VIVA Bali –Nama Farida Nurhan kembali menjadi perbincangan publik setelah keputusannya menjual akun YouTube miliknya dengan nilai fantastis. Food vlogger yang akrab disapa Omay ini secara terbuka mengungkap alasan di balik langkah besar tersebut, sekaligus menceritakan perjalanan karier panjangnya di dunia konten digital.

img_title Lucky Widja Vokalis Element Meninggal Dunia, ini Perjalanan Kariernya

Keputusan Farida Nurhan menjual akun YouTube miliknya dengan nilai yang disebut mencapai Rp10 miliar mengejutkan banyak pihak.

Dikutip dari VIVA, Kamis, 22 Januari 2026, Farida Nurhan mengaku langkah tersebut diambil karena pendapatan YouTube yang terus menurun dan tidak lagi sebanding dengan biaya produksi konten.

img_title Perjalanan Karier Pandji Pragiwaksono: Dari Penyiar Radio hingga Jadi Komika Ternama

Farida Nurhan dikenal sebagai salah satu food vloger populer di Indonesia. Selama bertahun-tahun, ia konsisten menghadirkan konten makan-makan dengan ciri khas tersendiri, sehingga kanal YouTube miliknya tumbuh pesat dan sempat menghasilkan pendapatan besar. Namun, kondisi tersebut berubah dalam satu setengah tahun terakhir.

Dalam podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier, Farida Nurhan secara terbuka mengungkap kelelahan yang ia rasakan.

img_title Profil Yaqut Cholil Qoumas, Mantan Menteri Agama yang Terjerat Kasus Korupsi

“Saya itu sudah menyerah. Sejak 18 bulan lalu saya sudah tidak mau lagi bikin konten makan di YouTube,” ujar Farida Nurhan yang dikutip dari podcast Deddy Corbuzier pada Rabu, 21 Januari 2026.

Ia menceritakan masa keemasan YouTube yang pernah dirasakannya di awal karier sebagai kreator.

“Pertama kali podcast sama Om Ded itu bisa Rp350 juta dari adsense. Namun, lama-lama view dan penghasilan menurun drastis,” jelasnya.

Penurunan tersebut berdampak langsung pada keberlangsungan tim produksi yang selama ini terlibat dalam pembuatan konten.

Farida Nurhan mengungkapkan bahwa pendapatan terakhir dari YouTube hanya berkisar Rp18 juta per bulan. Angka tersebut dinilai tidak cukup untuk menutup biaya operasional. Untuk bertahan, ia harus menambal biaya produksi dengan penghasilan dari platform lain, terutama Facebook.

“YouTube pakai kamera profesional, editor, thumbnail. Facebook cuma pakai hand phone, tanpa editor, tetapi hasilnya tiga kali lipat,” ungkapnya.

Saat ini, Farida Nurhan mengaku lebih fokus ke Facebook karena pendapatan bulanannya bisa mencapai sekitar Rp150 juta. Selain itu, ia juga mulai mengalihkan perhatian ke TikTok dan TikTok Live.

Halaman Selanjutnya
img_title