Samsung Galaxy S26+ Ungkap Spesifikasi Awal, Baterai dan 45W Fast Charging Jadi Sorotan
- https://gadget.viva.co.id/gadget/42746-bocoran-samsung-s26-plus-baterai-45w?page=1
Elektronik, VIVA Bali – Bocoran terbaru dari dokumen sertifikasi TUV (Technischer Überwachungsverein) mulai mengungkap detail penting terkait spesifikasi awal Samsung Galaxy S26+, khususnya pada sektor baterai dan pengisian daya. Dalam daftar tersebut, flagship anyar Samsung ini tercatat memiliki kapasitas baterai terukur sebesar 4.755 mAh, yang kemungkinan besar akan dipasarkan sebagai 4.900 mAh.
Menariknya, kapasitas baterai Samsung Galaxy S26 ini terbilang tidak mengalami perubahan signifikan jika dibandingkan dengan pendahulunya, Galaxy S25+. Meski begitu, Samsung tetap membekali perangkat ini dengan teknologi fast charging 45W, yang memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih cepat dan efisien. Pengguna pun berharap Samsung menghadirkan optimalisasi software yang lebih matang agar daya tahan baterai bisa dimaksimalkan dalam penggunaan sehari-hari.
Tak hanya seri flagship, bocoran sertifikasi TUV juga menyoroti langkah Samsung dalam menyamakan standar pengisian cepat di berbagai lini produk, termasuk kelas menengah. Samsung Galaxy A57 5G dipastikan mendukung pengisian daya kabel 45W, sebuah peningkatan signifikan untuk segmen Galaxy A. Meski kapasitas baterainya belum diungkap, kehadiran fast charging 45W jelas menjadi nilai jual utama bagi perangkat ini.
Langkah Samsung membawa teknologi pengisian cepat ke lebih banyak segmen menunjukkan strategi serius untuk meningkatkan user experience secara menyeluruh. Ponsel Galaxy A37 dan Galaxy A57 sendiri dikabarkan akan meluncur pada paruh pertama Februari, sementara Samsung Galaxy S26+ bersama jajaran S26 lainnya diprediksi diperkenalkan dalam sebuah acara besar yang kabarnya akan digelar di California pada 25 Februari mendatang.
Dengan mempertahankan kapasitas baterai sekitar 4.900 mAh dan mengandalkan fast charging 45W, Samsung Galaxy S26+ tampaknya fokus pada efisiensi dan konsistensi performa. Strategi standarisasi pengisian cepat ini menjadi langkah penting bagi Samsung untuk tetap kompetitif di tengah persaingan pasar smartphone global yang semakin ketat.