Endek Penuh Warna Lenny Hartono, Nyalakan Optimisme di Tahun 2026

Lenny Hartono Bersama Model Dengan Endek Hasil Karyanya
Sumber :
  • Dok. Humas Lenny Hartono Jewelry & Lifestyle/ VIVA Bali

Denpasar, VIVA Bali –Desainer ternama Bali, Lenny Hartono menegaskan eksistensinya di panggung fashion tanah air.

img_title Menelusuri Jejak Magis Tari Sanghyang Pulau Dewata Bali

Melalui koleksi busana endek penuh warna, Lenny menampilkan warna cerah, gembira dan penuh energi, sebagai simbol optimisme sekaligus pesan harapan menyongsong tahun 2026.

Melalui brand Lenny Hartono Jewelry & lifestyle, Lenny menampilkannya di ajang Denpasar Festival (Denfest) ke 18 tahun 2025.

img_title Prasi Komik Khas Bali Kerajinan Seni Daun Lontar Warisan Budaya Tradisional

Lenny mengolah kain endek sebagai warisan budaya Bali ke dalam desain modern yang dinamis tanpa meninggalkan akar tradisi.

Dalam rilis yang diterima Bali.viva.co.id, permainan warna berani seperti merah, oranye, kuning, hijau dan ungu tampil dominan, hingga memberi kesan hidup yang merefleksikan kebangkitan semangat dan energi positif masa depan.

img_title Garam Kusamba Warisan Pangan Tradisional Bali yang Legendaris

“Melalui koleksi ini, saya ingin menyampaikan semangat baru dan optimisme. Warna-warna cerah adalah representasi harapan, bahwa kita melangkah ke tahun 2026 dengan keyakinan, berani dan energi positif,” kata Lenny, Senin, 22 Desember 2025.

Pameran ini diperagakan 11 model remaja dari Lenny Hartono Management, ikut disaksikan Ketua Dekranasda Kota Denpasar Sagung Antari Jaya Negara, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa dan para undangan lain.

Menurut Lenny, desain karyanya mengandung makna mendalam. Endek dimaknai sebagai simbol kerukunan dan identitas budaya, sementara permainan warna merepresentasikan keberagaman , kebahagiaan dan harapan baru.

“Busana tidak hanya tampil indah secara visual, tetapi untuk menyampaikan pesan optimisme yang kuat,” ujar Lenny.

Wastra Bali, yakni endek yang didesain secara modern membuktikan bahwa kain tradisional tidak hanya mampu bertahan tetapi terus berkembang mengikuti zaman.

Melalui fashion juga mampu menyuarakan budaya dan masa depan yang penuh harapan.