Bocoran Galaxy S26, Samsung Siapkan Charger Nirkabel Khusus Berbasis Qi2
- https://cianjur.viva.co.id/gaya-hidup/9686-hp-samsung-galaxy-s26-ultra-dan-pro-di-2024-dengan-spesifikasi-terbarunya?page=1
Elektronik, VIVA Bali –Awal tahun 2026 diprediksi akan menjadi periode hectic bagi Samsung, yang tengah menyiapkan peluncuran trio ponsel premium terbaru mereka yaitu smartphone Samsung Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra. Bukan hanya perangkat smartphone dan lini audio seperti Galaxy Buds4 serta Buds4 Pro, Samsung juga dikabarkan menyiapkan kejutan lain berupa pengisi daya nirkabel ringkas yang sudah mendukung standar Qi2, sebuah indikasi kuat bahwa seri Galaxy S26 akan membawa peningkatan besar pada teknologi pengisian daya mereka.
Tak hanya itu, charger nirkabel baru ini kemungkinan besar akan dipamerkan pada acara Galaxy Unpacked mendatang sebagai aksesori resmi pendamping smartphone Galaxy S26. Meski begitu, perangkat ini tetap dapat digunakan untuk berbagai ponsel lain yang sudah mendukung pengisian daya nirkabel. Kehadiran fitur Qi2 menjadi sorotan utama, mengingat teknologi ini menawarkan efisiensi lebih tinggi, meminimalkan kebocoran energi, dan menghadirkan pengalaman pengisian yang lebih stabil dan nyaman. Hingga kini, Samsung belum membekali perangkatnya dengan dukungan Qi2 penuh, sehingga pengguna yang ingin menikmatinya harus menggunakan casing magnetik khusus.
Rumor yang beredar selama beberapa bulan terakhir juga memunculkan pertanyaan besar bagi perusahaan elektronik asal Korea Selatan tersebut. Banyak yang berspekulasi bahwa Samsung akhirnya akan membenamkan sistem magnet bawaan pada smartphone Galaxy S26 untuk mendukung Qi2 secara native, karena hal ini sama seperti kasus Google yang telah mengambil langkah serupa melalui Pixel 10, meski harus rela menghilangkan fitur reverse charging karena kedua teknologi itu belum dapat berjalan berdampingan. Kini, banyak yang menantikan keputusan Samsung, apakah mereka akan mempertahankan reverse wireless charging, atau memilih langkah besar menuju Qi2 penuh untuk seri Galaxy S26. Sebagai informasi tambahan sekaligus pembanding, sebelumnya Apple telah lebih dulu menerapkan teknologi magnetik lewat MagSafe sejak iPhone 12.
Menariknya, keberadaan pengisi daya nirkabel kompak dengan cincin magnet terintegrasi sudah muncul dalam database sertifikasi Korea Selatan dengan nomor model EB-U2500. Berdasarkan dokumen tersebut, charger ini memiliki desain pipih dengan kapasitas baterai 5.000 mAh dan mampu menempel langsung di bagian belakang ponsel tanpa mengganggu kenyamanan pengguna. Meski detail teknis lain belum sepenuhnya terungkap, kemunculan perangkat ini semakin menguatkan bahwa Samsung tengah mempersiapkan lompatan baru dalam ekosistem pengisian daya nirkabel mereka.