Mencicipi Pecel Sultan Seharga Jutaan Per Porsi

Pecel sultan seharga 6 juta sepiring
Sumber :
  • Rosdiana/ VIVA Bali

Kuliner, VIVA BaliDi tengah gemerlapnya dunia kuliner modern, sebuah warung sederhana di Kecamatan Pesantren, Kabupaten Kediri, sukses menarik perhatian para pecinta kuliner. Warung Pecel Punten "Mbenjing Mriki Malih" bukan sekadar tempat makan biasa.

img_title Keindahan Bawah Laut Kelas Dunia di Taman Nasional Wakatobi

Di balik tampilan sederhananya, warung ini menyimpan daya tarik yang luar biasa. Mulai dari cita rasanya yang menggugah selera, kehangatan pelayanan yang sulit dilupakan, hingga harganya yang mencapai jutaan rupiah per porsi.

Keunikan Nama dan Harga

img_title Jejak Sejarah Perkampungan Tua Tradisional Suku Batak Karo

Dikelola oleh Bu Sumiyati, warung ini punya cara unik dalam menyambut pembeli. Sepiring pecel punten dengan harga normal Rp6.000 akan disebut sebagai "enam juta rupiah". Bukan karena ingin menipu, melainkan sebagai bagian dari konsep humor yang sudah menjadi ciri khas warung ini. Candaan “harga sultan” ini ternyata sukses membuat pelanggan tersenyum dan merasa lebih akrab.

Menurut Bu Sumiyati, candaan soal harga jutaan ini berangkat dari keinginan untuk menyenangkan hati pelanggan sekaligus doa agar mereka selalu diberi rezeki yang melimpah.

img_title Sistem Kuliner dalam Produksi Petatas Papua

Tidak sedikit pengunjung yang awalnya kaget, lalu tertawa begitu mengetahui makna di balik penyebutan harga yang berjuta-juta tersebut.

Pecel Punten yang Sederhana tapi Kaya Rasa

Menu andalan di sini tentu saja adalah pecel punten. Punten merupakan makanan khas Jawa Timur yang dibuat dari beras atau ketan, dimasak dengan santan lalu ditumbuk dan dipadatkan. Tampilannya mirip dengan lontong. Teksturnya lembut dan sedikit kenyal, cocok disantap dengan siraman bumbu pecel khas Kediri yang rasanya pedas-manis.

Sayur pendampingnya pun khas. Ada kenikir, daun pepaya muda, tauge, dan sesekali ditambahkan bunga turi. Yang juga menjadikan pecel punten ini berbeda dari pecel lainnya adalah kerupuknya.

Kalau biasanya pecel menggunakan peyek sebagai pelengkapnya, pecel punten menggunakan kerupuk yang digoreng dengan pasir. Kerupuk pasir ini menjadi pelengkap yang tak boleh dilewatkan, karena memberi sensasi kriuk yang kontras dengan lembutnya punten.

Banyak Pilihan Menu, Harga Tetap Bersahabat

Kalau kamu ingin mencoba menu lain, warung ini juga menyediakan nasi jagung, tiwul, jenang campur, dan berbagai lauk. Pilihannya pun beragam, mulai dari lauk sederhana seperti tahu dan tempe goreng, sampai sayur lodeh, opor ayam, dan pecak nila. Semua disusun dalam konsep prasmanan. Jadi kamu bebas memilih dan menyesuaikan dengan selera maupun kantong.

Halaman Selanjutnya
img_title