Glukomanan, Serat Ajaib Penurun Berat Badan hingga Solusi Penderita Diabetes
- https://www.pexels.com/id-id/foto/tampak-bawah-pohon-berdaun-hijau-pada-siang-hari-91153/
Lifestyle, VIVA Bali – Glukomanan, serat alami yang banyak ditemukan pada tanaman porang (Amorphophallus muelleri), kini menjadi sorotan penelitian di berbagai perguruan tinggi Indonesia.
Kandungan serat larut air yang tinggi membuat glukomanan memiliki banyak manfaat, mulai dari membantu menurunkan berat badan, menekan rasa lapar, hingga berpotensi sebagai makanan alternatif bagi penderita diabetes melitus.
Penelitian terbaru yang dilakukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti uji penerimaan minuman serat glukomanan rasa coklat dan pengembangan desain kemasannya. Studi yang ditulis oleh M.H. Royyan bersama dosen pembimbing Rachma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., Ph.D. dan Ir. Rochmad Indrawanto, S.T.P. ini menilai sejauh mana masyarakat dapat menerima inovasi produk berbasis glukomanan.
Hasilnya menunjukkan bahwa formulasi minuman serat dengan campuran coklat mampu meningkatkan penerimaan rasa di kalangan responden. Selain itu, desain kemasan juga menjadi aspek penting dalam menarik minat konsumen, sehingga produk lebih mudah diterima pasar.
Manfaat glukomanan juga diuji dalam bentuk jelly untuk program diet rendah kalori. Penelitian yang dipublikasikan dalam Teknologi dan Industri Pangan Indonesia (TIN)
menyebutkan bahwa konsumsi jelly glukomanan mampu meningkatkan rasa kenyang lebih lama dan membantu menurunkan berat badan.
Dijelaskan oleh Yusmiyati, Dkk, Hal ini disebabkan glukomanan memiliki kemampuan menyerap air dalam jumlah besar di saluran pencernaan. Volume yang membesar ini
memperlambat pengosongan lambung, sehingga tubuh merasa kenyang lebih lama. Efek ini sangat mendukung program diet rendah kalori.
Selain membantu menurunkan berat badan, glukomanan juga memiliki manfaat penting bagi penderita diabetes. Peneliti Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr. Sudjarwo, M.S., Apt. menjelaskan bahwa serbuk glukomanan dapat digunakan sebagai makanan pengganti penderita diabetes melitus.
Kandungan seratnya mampu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah sehingga mencegah lonjakan gula darah pasca makan. Inovasi ini membuka peluang besar bagi pengembangan produk pangan fungsional yang ramah bagi penderita diabetes
Glukomanan yang berasal dari umbi porang bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan, tetapi juga berpotensi besar dalam mendorong ekonomi lokal. Tanaman porang yang