12 Fakta Unik Kucing Putih, Si Polos yang Super Gemas
- Viska Putri Santoso / VIVA Bali
Lifestyle, VIVA Bali – Kucing putih selalu berhasil menarik perhatian. Tak hanya karena bulunya yang langka dan elegan, tapi juga karena banyak cerita dan fakta unik yang menyelubungi mereka. Yuk, kita telusuri lebih dalam mulai dari warna mata, genetik, hingga mitos soal keberuntungan !
1. Warna Mata Bervariasi, Sari Biru Hingga Emas
Mata kucing putih bisa sangat beragam warnanya. Meski semua anak kucing lahir bermata biru, warna ini bisa berubah jadi hijau, kuning keemasan, bahkan tembaga seiring usia. Ada pula yang memiliki dua warna mata berbeda (heterochromia), seperti satu biru dan satu hijau, efek dari gen W yang mempengaruhi bulu sekaligus mata.
2. Gen W, Dalang di Balik Bulu Putih
Warna putih pada kucing berasal dari gen dominan bernama W, yang menutupi semua warna bulu lainnya. Artinya, di balik bulu putihnya, bisa saja tersembunyi warna asli yang tertutupi. Tapi ingat, kucing putih bukan berarti albino. Albino tak punya melanin sama sekali, sedangkan kucing putih masih memilikinya sedikit, terutama di mata dan kulit.
3. 80% Kucing Putih Dengan Dua Mata Biru Lahir Tuli
Kombinasi kucing putih + dua mata biru sering dikaitkan dengan ketulian. Sekitar 80% dari mereka dilahirkan tuli, karena gen W memengaruhi perkembangan telinga bagian dalam. Jika hanya satu mata yang biru, biasanya ketuliannya hanya terjadi pada sisi telinga yang sama. Tapi meski tuli, mereka tetap bisa menjadi peliharaan yang penuh kasih.
4. Khao Manee, Ras Putih Paling Ikonik
Khao Manee, berasal dari Thailand, terkenal dengan bulu putih bersih dan mata berwarna berbeda. Selain itu, ada juga ras lain seperti Angora Turki, Persia, Van Turki, dan Devon Rex yang memiliki varian putih dan pesonanya masing-masing.
5. Rentan Terhadap Sinar Matahari
Kucing putih sangat sensitif terhadap sinar matahari karena kurangnya melanin. Area seperti telinga, hidung, dan sekitar mata yang minim bulu rentan terbakar sinar UV. Maka, penting untuk membatasi waktu mereka di bawah matahari langsung dan, jika perlu, gunakan tabir surya khusus hewan atau kaca jendela anti UV.