Biar Wangi Seharian! Ini 7 Cara agar Parfum Tahan Lebih Lama

Ilustrasi seorang wanita menggunakan parfum
Sumber :
  • https://www.freepik.com

Lifestyle, VIVA Bali – Parfum bukan hanya pelengkap penampilan, tapi juga bagian dari identitas diri. Wewangian yang tepat bisa meningkatkan rasa percaya diri, memperbaiki mood, hingga meninggalkan kesan mendalam bagi orang di sekitar. Sayangnya, banyak orang merasa wangi parfumnya cepat hilang dan tidak tahan lama, padahal sudah menyemprotkan berkali-kali.

img_title Tidur Cuma Sebentar tapi Besok Harus Beraktivitas? Ini Cara Biar Tubuh Tetap “Diajak Kerja”

Nah, sebenarnya ketahanan parfum tidak hanya bergantung pada kualitas produknya saja. Cara pemakaian yang tepat sangat berpengaruh pada seberapa lama aroma parfum bisa bertahan di tubuh kita. Mulai dari kondisi kulit, titik aplikasi, hingga teknik penyimpanan pun bisa menentukan hasil akhirnya.

Kalau kamu ingin wangi seharian tanpa harus menyemprot ulang terus-menerus, simak 7 cara ampuh agar parfum tahan lebih lama berikut ini!

img_title Kamera Film hingga Barang Lawas Kembali Dilirik, Gen Z Ternyata Kangen Hidup Tanpa Serba Instan

1. Gunakan Parfum setelah Mandi dan pada Kulit yang Lembap

Waktu terbaik untuk memakai parfum adalah setelah mandi, saat kulit masih bersih dan lembap. Mengapa? Karena pori-pori kulit terbuka dan siap menyerap aroma lebih maksimal. Ditambah lagi, tubuh yang bersih menjadi "media" bagi parfum, bebas dari campuran bau keringat atau produk lain.

img_title Bukan Cuma Bikin Sehat, Kenapa Gym dan Padel Jadi Tempat Nongkrong Baru Gen Z?

Agar lebih tahan lama, aplikasikan parfum di atas kulit yang telah dilembapkan dengan losion tanpa pewangi. Kulit lembap akan membantu mengunci molekul wewangian, membuatnya bertahan lebih lama. Sebaliknya, kulit yang kering cenderung membuat aroma cepat menguap.

2. Semprotkan di Titik-Titik Nadi

Titik nadi adalah area di tubuh yang menghasilkan panas alami karena aliran darah yang dekat ke permukaan kulit. Panas ini membantu mengaktifkan dan menyebarkan aroma parfum secara perlahan sepanjang hari.

Titik-titik nadi yang ideal untuk menyemprotkan parfum antara lain pergelangan tangan, leher, belakang telinga, dalam siku, belakang lutut, dan pusar. Dengan menargetkan titik-titik ini, aroma akan menyebar dan bertahan lebih lama. Cukup semprotkan sedikit saja di beberapa titik untuk menciptakan efek wangi yang menyelimuti tubuh secara alami.

3. Jaga Jarak Saat Menyemprot Parfum

Saat menyemprotkan parfum, pastikan kamu tidak terlalu dekat dengan kulit. Idealnya, semprotkan dari jarak sekitar 10–20 cm. Jarak ini memungkinkan parfum menyebar merata dalam bentuk kabut halus dan menempel lebih baik di kulit.

Halaman Selanjutnya
img_title