Maag Sering Kambuh? Bisa Jadi Gerd Diam-Diam Mengintaimu
- https://www.onlymyhealth.com/difference-between-gastritis-and-acid-reflux-1708425507
c. Menghindari makanan dan minuman dengan kandungan kafein tinggi, alkohol, dan rasa terlalu asam.
d. Menghindari makanan yang terlalu pedas dan berlemak.
e. Mengelola stres dengan baik
Cara Mengobati Maag dan GERD
Menurut laman RS Siloam, kedua kondisi ini memiliki penanganan yang berbeda. Pengobatan maag akan diberikan sesuai dengan penyebabnya. Sementara pada GERD, pengobatan diberikan untuk meningkatkan fungsi katup kerongkongan bagian bawah.
Beberapa metode pengobatan yang bisa diberikan antara lain:
1. Terapi antasida, untuk menetralkan asam lambung sering digunakan untuk kasus ringan
2. Terapi obat penekan asam lambung, seperti lansoprazole, untuk menurunkan produksi asam lambung pada kasus yang lebih berat
3. Pemberian antibiotik jika ditemukan bakteri H. pylori pada lambung
4. Menghentikan konsumsi obat pemicu asam lambung, jika sedang dikonsumsi
Sementara itu, pengobatan yang bisa diberikan pada penderita GERD antara lain:
1. Obat penekan asam lambung (PPI), seperti lansoprazole, omeprazole, dan esomeprazole.
2. Obat penguat otot kerongkongan, seperti prokinetik
3. Perubahan gaya hidup, dengan mengelola stres dan menjaga pola makan
4. Tindakan bedah dilakukan pada kasus GERD yang sangat berat
Dengan mengenali gejala dan mendapatkan penanganan tepat dan cepat, maag dan GERD tidak akan menjadi musuh bagi penderitanya dan dapat mencegah risiko jangka panjang. Apabila gejala di atas sudah sering kambuh, segera periksakan ke dokter. Ingat, tubuh selalu memberikan sinyal saat ada yang tidak beres. Segera sadari dan tanggapi sebelum semua terlambat ya.