Sistem Bahasa Jawa dalam Misa Inkulturasi Bahasa Jawa Kota Semarang

Misa Inkulturasi Bahasa Jawa, Keuskupan Agung Semarang
Sumber :
  • https://indonesia.ucanews.com/2016/10/06/umat-katolik-jawa-mengintegrasikan-tradisi-lokal-dalam-misa-satu-suro/

Adat, VIVA BaliSistem Adat terukir bentuknya sebagai alat komunikasi. Alat komunikasi berupa bahasa untuk profesi, dan misi keagamaan. Pendidikan bahasa adalah sistem adat untuk melestarikan dan mencari bahasa lama yang hilang. Bahasa lama yang baik dan benar adalah bahasa yang berkembang lebih awal.

img_title Sistem Hukum Adat dalam Tradisi Batumbang Apam

Bahasa lama yang baik dan benar adalah bahasa yang berasal dari kekuatan sistem dan hukum adat. Bahasa lokal menjadi kearifan lokal pengantar. Sedangkan hukum adat lokal menjadi dasar pedoman kearifan lokal.

Kota Semarang memiliki wisata spiritual. Wisata spiritual yang berkembang tak hanya membahas peribadatan. Tetapi peran pariwisata spiritual menghubungkan agama dengan bahasa lokal berjalan sepanjang sejarah. Selain itu, sistem bahasa lokal dipakai dalam peribadatan keagamaan. Bahasa lokal yang dipakai itu adalah Bahasa Jawa.

img_title Sistem Filosofi dalam Grebeg Sawal

Bahasa Jawa diajarkan dalam tujuan keagamaan. Dianalisis oleh Apriansyah dan Nadroh (2021)  “Kebudayaan Jawa itu sendiri suatu kebiasaan masyarakat yang sudah ada secara turun temurun di daerah Jawa khususnya di Jawa Tengah dan Timur dan terus terlestarikan sampai saat ini sepeti pakaian adat, bahasa suku, tari-tarian dan sebagainya”. Bahasa Jawa menjadi dikenal karena peran pendidikan bahasa sebagai satu wadah dari kajian budaya Jawa.

Sistem Bahasa Jawa dalam Misa Inkulturasi Bahasa Jawa Gereja Lokal Kota Semarang

img_title Sistem Pantun dalam Irama Batanghari Sembilan

Bahasa Jawa hidup dengan semangat keagamaan dan sistem budaya. Hukum adat lebih besar posisi dalam Budaya Jawa selain Bahasa Jawa karena hukum adat Jawa membahas gaya hidup dan filosofi budaya Jawa. Semangat inkulturasi Bahasa Jawa adalah bagian dari semangat inkulturasi Budaya Jawa. Sistem Bahasa Jawa ini ditemukan dalam Misa Inkulturasi Bahasa Jawa tahun 2016.

Misa Inkulturasi Bahasa Jawa dilaksanakan menurut ajaran Kristen Katolik. Misa Inkulturasi Bahasa Jawa disahkan oleh Gereja Katolik. Peran Bahasa Jawa adalah menjadi tata bahasa dalam liturgi Misa Inkulturasi Bahasa Jawa.

Dilansir dari Stephen (dalam Elwin, 2016) “Karena banyak umat Katolik Indonesia dari etnis Jawa, itu baik jika Gereja mengesahkan Misa dalam bahasa Jawa,”.

Misa Inkulturasi Bahasa Jawa tahun 2016 dilaksanakan dengan bahasa Jawa dan bertepatan dengan tanggal 1 Suro. Selain disahkan, Misa Inkulturasi Bahasa Jawa pula dilaksanakan dengan memakai atribut budaya Jawa. Contoh Misa Inkulturasi Bahasa Jawa tahun 2016 ini dilaksanakan di Gereja Katolik Santo Petrus Kota Semarang, Jawa Tengah.

Halaman Selanjutnya
img_title