Wisata Sejarah Naik Kelas, Pelayaran Jalur Rempah Hadir dari Bali Mulai April 2026

The Apurva Kempinski Bali meluncurkan program wisata bahari
Sumber :
  • Dok. The Apurva Kempinski Bali/ VIVA Bali

Badung, VIVA Bali –The Apurva Kempinski Bali resmi meluncurkan program wisata bahari bertajuk Spice Route Voyage, sebuah perjalanan eksklusif yang mengajak wisatawan menyusuri jejak sejarah Jalur Rempah Nusantara menggunakan kapal pinisi tradisional.

img_title Koster Tekankan Layanan Publik Berkualitas demi Jaga Citra Pariwisata Bali

Program hasil kerja sama dengan Yacht Sourcing ini menjadi bagian dari kampanye budaya 2026 bertajuk Powerful Indonesia: Spice Route Legacy. Reservasi telah dibuka dengan pelayaran perdana dijadwalkan mulai April 2026.

General Manager The Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet, mengatakan program ini dirancang bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi juga pengalaman budaya yang menghidupkan kembali sejarah perdagangan rempah Nusantara.

img_title Mandi di Pantai Greenbowl, 2 Pekerja Hilang Terseret Arus

“Jalur Rempah Indonesia adalah salah satu kisah besar peradaban dunia yang belum banyak terungkap. Melalui Spice Route Voyage, kami ingin menghadirkan pengalaman yang bermakna sekaligus tak terlupakan,” ujar Vincent, Jumat, 27 Februari 2026.

Dalam rilis yang diterima Bali.viva.co.id, program ini wisatawan akan mengikuti pelayaran selama lima hari menggunakan kapal schooner pinisi kayu yang dibangun oleh peresor mewah,rajin Indonesia.

img_title 2 Warga Terjebak Air Pasang di Bawah Tebing Uluwatu, Petugas Evakuasi dari Ketinggian 100 Meter

Rute perjalanan akan disesuaikan secara musiman dengan destinasi yang mencakup wilayah bersejarah jalur rempah seperti Maluku Utara, Kepulauan Banda, Sulawesi Selatan, hingga Nusa Tenggara Timur.

Wilayah-wilayah tersebut dikenal sebagai pusat produksi rempah dunia sejak ribuan tahun lalu, termasuk cengkih, pala, lada, dan cendana yang menghubungkan Nusantara dengan berbagai peradaban besar di Asia hingga Eropa.

Pendiri dan CEO Yacht Sourcing, Boumedienne Senous, menyebut perjalanan ini juga membawa misi pelestarian budaya maritim Indonesia melalui penggunaan kapal pinisi tradisional.

Menurutnya, kemewahan sejati bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga pengalaman yang memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat lokal.

Setelah pelayaran, wisatawan akan melanjutkan pengalaman dengan menginap selama dua malam di Nusantara Presidential Villa di kawasan resor.

Paket ini mencakup berbagai pengalaman eksklusif seperti jamuan makan malam bertema kerajaan Majapahit, afternoon tea, sesi koktail bertema jalur rempah, hingga perawatan spa.

Program ini dirancang untuk kelompok kecil dengan kapasitas maksimal enam orang guna menjaga eksklusivitas pengalaman.

Peluncuran Spice Route Voyage mencerminkan tren baru dalam industri pariwisata mewah, di mana wisatawan semakin mencari pengalaman autentik yang memiliki nilai budaya dan sejarah.

Halaman Selanjutnya
img_title