Budaya Menampilkan Budaya Daerah dalam Parigi Fest 2025
- https://sulteng.antaranews.com/berita/352765/parigi-fest-wajah-identitas-daerah
Budaya, VIVA Bali –Budaya menampilkan seni dan budaya daerah adalah budaya implementasi yang diharapkan optimal. Budaya daerah juga memiliki nilai-nilai nasionalisme, kerohanian, dan filsafat yang baik untuk jangka panjang seperti implementasi budaya dan seni yang ditampilkan dalam Parigi Fest tahun 2025. Ridwan (2025) menguraikan festival budaya daerah Parigi Fest tahun 2025 direncanakan dan dilaksanakan secara religius karena budaya daerah sebagai identitas yang harus dijaga dengan mewariskan nilai-nilai luhur supaya jati diri daerah ini tetap hidup dan berkembang di tengah arus globalisasi.
“Sebagai pemerintah daerah tentu kami mendukung langkah-langkah kreatif generasi muda dalam berinovasi,” ujar Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Aziz Tombolotutu kepada Ridwan (2025). Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Aziz Tombolotutu kepada Ridwan (2025) juga mengajak seniman, musisi dan penggiat budaya terus berkarya guna mengisi ruang-ruang pembangunan sebagai ornamen daerah sejak 12 Juli 2025.
“Kami berharap generasi muda semakin memperkaya karya-karya positif demi meningkatkan talenta,” kata dia kepada Ridwan (2025). Pelaksanaan Festival Implementasi Seni dan Budaya Masyarakat dengan subjek penelitian budaya daerah ini dilaksanakan dengan menyesuaikan Waktu Indonesia Tengah.
Festival Seni dan Budaya Parigi Fest 2025 Dilaksanakan sebelum HUT Kemerdekaan RI
Agenda ilmiah menjelang Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2025 adalah agenda yang dilaksanakan terutama oleh Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah dan sekitarnya adalah agenda edukasi tentang Implementasi Seni dan Budaya Suku Lauje, Suku Kaili, dll. agar kuat melawan arus globalisasi dengan menyesuaikan Waktu Indonesia Tengah. Ridwan (2025) menguraikan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Pemkab Parimo), Sulawesi Tengah dan sekitarnya mengatakan bahwa kegiatan Parigi Fest bukan hanya sekadar seremonial pelaksanaan seni budaya daerah, melainkan menjadi wajah dan identitas daerah yang diimplementasikan dalam pertunjukan seni dan budaya Sulawesi Tengah dan sekitarnya sejak berita ini dikirimkan pada 12 Juli 2025 sebelum Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Daerah ini kaya akan budaya dan kearifan lokal, maka generasi muda sebagai penerus perlu melestarikannya melalui berbagai kegiatan pertujukan untuk diperkenalkan kepada khalayak luas,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Aziz Tombolotutu saat membuka kegiatan Parigi Fest 2025 di Parigi, Sabtu kepada Ridwan (2025). Ridwan (2025) mengatakan pengenalan implementasi seni dan budaya lokal kepada khalayak luas yang disajikan dalam berbagai penampilan merupakan bagian dari promosi Parigi Moutong, yang tidak hanya memiliki nilai historis tetapi juga memberikan dampak ekonomi karena melalui pelibatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat memberikan warna dan nuansa yang menarik dalam kegiatan tersebut dalam mengekspresikan warisan budaya daerah, kerohanian maupun seni kontemporer maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.