Hagoita-Ichi Asakusa, Tradisi Menepis Kemalangan
- https://japaninsides.com/sensoji-temple-hagoita-ichi-fair-28620
Budaya, VIVA Bali –Setiap bulan Desember, kuil tertua dan paling ikonik di Tokyo, Senso-ji di Asakusa, berubah menjadi panggung bagi salah satu festival musim dingin paling atmosferik di Jepang, yakni Hagoita-Ichi atau Pekan Raya Pemukul Kayu. Acara tahunan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 17 hingga 19 Desember.
Perayaan ini menandai penutupan tahun dan secara tradisional menjadi kesempatan bagi masyarakat Tokyo untuk membeli jimat keberuntungan sebelum menyambut Tahun Baru. Di tengah hiruk pikuk distrik Asakusa yang kaya akan sejarah, Pekan Raya Hagoita-Ichi menawarkan perpaduan unik antara tradisi berabad-abad dari Periode Edo dengan semangat dinamis Tokyo yang modern. Ratusan ribu pengunjung membanjiri area sekitar Gerbang Kaminarimon hingga aula utama (Hondo) Kuil Senso-ji, bukan hanya untuk berburu suvenir, tetapi juga untuk merayakan kelangsungan budaya yang mendalam.
Sejarah dan Makna Simbolis Hagoita
Akar Hagoita-Ichi dapat ditelusuri kembali ke Periode Edo (1603–1868), saat penjualan pemukul kayu yang dihias ini mulai menjadi kebiasaan populer di kuil-kuil. Festival ini berpusat pada objek bernama Hagoita, pemukul kayu berbentuk persegi panjang dengan pegangan yang pada mulanya digunakan dalam permainan tradisional Tahun Baru bernama hanetsuki. Hanetsuki adalah sejenis permainan yang menyerupai bulu tangkis tanpa jaring, dimainkan terutama oleh anak perempuan. Di mana pemain berusaha untuk tidak membiarkan hane (kok yang terbuat dari biji sabun dengan bulu) jatuh ke tanah.
Secara bertahap, Hagoita tidak hanya berfungsi sebagai alat permainan, tetapi juga mengambil makna simbolis yang mendalam sebagai jimat keberuntungan atau engimono (good luck charm). Masyarakat meyakini bahwa Hagoita memiliki kekuatan spiritual untuk "menampar jauh" atau "menangkis" roh-roh jahat dan segala bentuk kemalangan (misfortune) yang terkumpul sepanjang tahun. Dengan membeli Hagoita di penghujung tahun, seseorang dipercaya memastikan awal yang bersih, sehat, dan penuh keberuntungan untuk tahun yang akan datang. Karena alasan inilah, Hagoita sering dihadiahkan kepada anak perempuan yang baru lahir pada perayaan Tahun Baru pertama mereka, sebagai harapan untuk perlindungan dan kematangan.