Sendang Kasihan Bantul! Kisah Legendaris Antara Sunan Kalijaga dan Rondo Kasihan

Sendang Kasihan Bantul.
Sumber :
  • https://www.instagram.com/p/B9ZIATLh5yn/?igsh=bWdwZngza2o0bms0

Budaya, VIVA BaliSendang Kasihan bukan sekadar mata air alami, tetapi juga saksi bisu kisah legendaris antara Sunan Kalijaga dan seorang wanita bernama Rondo Kasihan. Menurut cerita rakyat, Rondo Kasihan adalah seorang janda yang tengah mencari sumber air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Melihat kesungguhannya, Sunan Kalijaga menancapkan tongkatnya ke tanah, dan dari sanalah mata air suci Sendang Kasihan muncul.

img_title Misteri Lawang Sewu, Gedung Seribu Pintu Penuh Cerita Mistis

Nama “Kasihan” sendiri dipercaya berasal dari nama sang wanita, sekaligus simbol kasih sayang dan pengasihan. Sejak saat itu, sendang ini dianggap memiliki daya spiritual yang mampu menghadirkan berkah bagi siapa pun yang datang dengan hati tulus.

 

img_title Mengenal Tradisi Perang Pandan Di Bali, Ritual Sakral Penuh Luka Tanpa Dendam

Air Suci Berkah dan Awet Muda

Air di Sendang Kasihan dipercaya memiliki kandungan pH alami yang baik untuk kulit. Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk berendam, tetapi juga untuk mencuci muka atau mandi agar mendapatkan energi positif dan wajah yang tampak lebih segar.

img_title Sistem Adat Negeri Haruku dalam Tradisi Sasi Lompa

Kepercayaan masyarakat setempat menyebutkan, siapa pun yang mandi di sendang ini dengan niat baik akan memperoleh berkah pengasihan, kemudahan rezeki, serta aura kecantikan dan awet muda.

 

Peninggalan Arkeologis

Tak jauh dari kolam utama, terdapat dua arca kuno yakni Arca Ganesha dan Arca Resi Agastya. Kedua arca ini menunjukkan bahwa kawasan Sendang Kasihan dulunya merupakan pusat kegiatan spiritual dan budaya Hindu-Jawa.

Keberadaan arca-arca ini menandakan bahwa tempat ini bukan hanya sekadar lokasi wisata, tetapi juga cagar budaya yang menyimpan perjalanan sejarah panjang masyarakat Jawa dalam memaknai hubungan antara manusia dan alam.

 

Pohon Soko Temanten

Di tengah kawasan sendang berdiri tegak Pohon Soko Temanten, pohon langka berusia ratusan tahun yang menjadi simbol persatuan dan keberkahan.

Menurut kepercayaan masyarakat, pohon ini tumbuh dari dua batang pohon berbeda yang menyatu, melambangkan ikatan cinta abadi dan keseimbangan hidup. Banyak pasangan yang datang untuk berdoa di bawah pohon ini, berharap hubungan mereka langgeng dan penuh berkah.

 

Kisah Roro Pembayun

Legenda lain menyebutkan bahwa Roro Pembayun, putri Penembahan Senopati, pernah mandi di Sendang Kasihan sebelum bertemu dengan Ki Ageng Mangir. Cerita ini memperkuat reputasi sendang sebagai tempat yang memancarkan energi pengasihan dan daya tarik batin. Tak heran jika hingga kini banyak pengunjung datang dengan harapan mendapatkan ketenangan hati, kejernihan pikiran, dan keindahan jiwa.

Halaman Selanjutnya
img_title