Ritus Penti di Manggarai Flores, Kenali Makna Filosofis dan Rangkaian Prosesinya

Pelaksanaan Ritus Penti.
Sumber :
  • https://www.instagram.com/p/DJEdbxdv5-A/?igsh=MW0xdzB4em5pOGMwbA==

Budaya, VIVA Bali –Kekayaan budaya Nusantara tak pernah habis untuk digali. Antaranya ritual adat yang masih bertahan hingga kini, Ritus Penti dari masyarakat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur, menjadi salah satu yang paling memukau. Upacara tahunan ini bukan sekadar tradisi turun-temurun, melainkan simbol syukur, persaudaraan, dan keharmonisan antara manusia, leluhur, serta alam semesta.

img_title Misteri Lawang Sewu, Gedung Seribu Pintu Penuh Cerita Mistis

 

Upacara Penti merupakan upacara adat terbesar masyarakat Manggarai yang telah diwariskan sejak ratusan tahun lalu. Upacara ini digelar setiap tahun antara bulan Juli hingga September, bertepatan dengan berakhirnya musim panen. Masyarakat dari berbagai kampung, termasuk yang merantau jauh, akan pulang ke kampung halaman demi menghadiri perayaan sakral ini.

img_title Mengenal Tradisi Perang Pandan Di Bali, Ritual Sakral Penuh Luka Tanpa Dendam

Ritus Penti dianggap sebagai pesta tahun baru adat, menandai pergantian musim kerja lama menuju tahun yang baru. Bagi masyarakat Manggarai, Penti adalah ungkapan syukur kepada Tuhan yang mereka sebut Mori Kraeng serta penghormatan kepada leluhur (empo) atas panen melimpah seperti padi, kopi, cengkeh, dan vanili. Selain itu, ritual ini juga menjadi doa bersama untuk keselamatan, kesehatan, serta rezeki di tahun mendatang.

 

img_title Sistem Adat Negeri Haruku dalam Tradisi Sasi Lompa

Makna Ritus Penti

Penti bukan hanya soal perayaan, tetapi juga momen rekonsiliasi sosial. Dalam suasana sakral ini, seluruh warga diharapkan saling memaafkan dan memperbaiki hubungan yang renggang. Perselisihan antarwarga diselesaikan di depan tetua adat dengan penuh damai. Inilah yang membuat Penti dikenal sebagai ritual pemersatu dan peneguh nilai kekeluargaan.

Selain itu, Penti menjadi wadah pelestarian budaya dan identitas Manggarai. Setiap tahap ritual mengajarkan nilai moral, spiritual, dan sosial tentang pentingnya keseimbangan hidup antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

 

Rangkaian Prosesi Ritus Penti

Perayaan Penti dimulai dengan berbagai persiapan. Masyarakat menyiapkan sesajen berupa ayam jantan, sirih, pinang, dan tembakau. Perarakan menuju tempat sakral seperti lingko (tanah ulayat) dan makam leluhur dilakukan sambil diiringi tabuhan gendang dan lagu-lagu adat.

Salah satu bagian paling penting adalah Upacara Boa, yaitu persembahan ayam di compang (altar batu persembahan) oleh tetua adat untuk menghormati roh leluhur. Ritual ini disusul dengan prosesi Podo Tenggeng, yang bermakna menolak bala dan kelaparan, sebagai bentuk harapan agar tahun yang baru membawa kelimpahan rezeki.

Halaman Selanjutnya
img_title