Bikin Penasaran! Inilah Fakta Unik Seijin Shiki, Tradisi Kedewasaan Jepang
- https://m.antaranews.com/berita/5103457/mengenal-upacara-seijin-shiki-tradisi-jepang-sebagai-tanda-kedewasaan?utm_source=antaranews&utm_medium=mobile&utm_campaign=latest_category
Tradisi, VIVA Bali –Seijin Shiki (成人式) adalah upacara kedewasaan di Jepang yang menandai peralihan seorang pemuda atau pemudi menjadi orang dewasa secara resmi. Biasanya dilakukan saat mereka berusia 20 tahun, yang dianggap sebagai usia legal untuk memiliki hak penuh sebagai warga negara.
Sejarah Panjang Seijin Shiki
Dikutip dari laman ANTARA News, tradisi ini bermula dari upacara Seinen-Sai pada tahun 1946 di Kota Warabi, setelah Perang Dunia II. Tujuannya adalah memberi harapan bagi generasi muda Jepang. Sejak 1948, pemerintah Jepang menjadikannya hari libur nasional dengan nama Seijin no Hi.
Dirayakan di Hari Senin Kedua Januari
Awalnya Seijin Shiki diperingati setiap tanggal 15 Januari. Namun sejak tahun 2000, pemerintah memindahkannya ke Senin kedua bulan Januari. Hal ini mengikuti aturan Happy Monday System agar masyarakat bisa menikmati akhir pekan panjang.
Peserta Seijin Shiki Harus Berusia 20 Tahun
Tidak sembarang orang bisa ikut. Peserta upacara adalah mereka yang berulang tahun ke-20 dalam rentang waktu tertentu (2 April tahun sebelumnya – 1 April tahun berikutnya). Pemerintah daerah biasanya mengirim undangan resmi bagi warganya yang berhak ikut serta.
Furisode dan Hakama Jadi Pakaian Ikonik
Perempuan biasanya mengenakan Furisode, kimono berlengan panjang dengan warna cerah yang melambangkan status wanita muda.
Laki-laki sering mengenakan jas formal, tetapi ada juga yang memakai pakaian tradisional seperti Hakama atau Haori.
Pakaian ini membuat suasana upacara tampak anggun sekaligus penuh makna budaya.
Tradisi Berbeda di Setiap Daerah
Seijin Shiki punya warna lokal yang unik di berbagai tempat:
- Di Tokyo, upacara sering digelar di Kuil Meiji Jingu.
- Di Chiba, ada perayaan khusus di Tokyo Disney Resort.
- Di Kitakyushu, beberapa peserta tampil dengan gaya ala geng motor atau subkultur lain sehingga terlihat lebih meriah, bahkan seperti pesta cosplay.
Lebih dari Sekadar Upacara
Makna Seijin Shiki bukan hanya seremonial. Lewat pidato pejabat daerah, generasi muda diingatkan tentang tanggung jawab sosial, etika, dan peran sebagai warga dewasa. Inilah momen simbolis yang membuat mereka sadar akan kewajiban, bukan hanya hak sebagai orang dewasa.