Daya Tarik Sudut Gunung Kidul, Fenomena Air “Pengilon”

Hamparan savanna hijau,berpadu dengan cermin biru raksasa.
Sumber :
  • https://pancar.id/4100/piknik-seru-dan-sunrise-cantik-di-bukit-pengilon-gunung-kidul

Wisata, VIVA BaliGunung Kidul merupakan sudut Kota Yogyakarta yang tidak akan pernah habis akan keindahan alamnya, tidak hanya didominasi oleh  pantai terdapat salah satu destinasi wisata alam unik yang menjadi perhatian besar masyarakat lokal ataupun mancanegara akhir-akhir ini yaitu Bukit Pengilon.

Berbeda dari bukit-bukit lain, Bukit Pengilon menawarkan pemandangan hamparan savanna hijau mirip New Zealand mini yang langsung menghadap ke Samudera Hindia. Sehingga, kita dapat melihat pemandangan laut lepas dengan fenomena air tenang yang terlihat seperti cermin. Perpaduan ini menciptakan panorama yang jarang ditemukan di wilayah lain.

Bukit Pengilon menjadi spot favorit bagi wisatawan untuk melihat matahari terbenam atau terbit, dari puncaknya dengan lokasi yang menghadap laut lepas, siapa saja akan dimanjakan dengan pesona langit orange dengan pantulan matahari pada air.

Selain menjadi spot untuk melihat keindahan alam, Bukit Pengilon juga menjadi destinasi yang ideal untuk melakukan aktivitas berkemah, fotografi alam, dan trekking ringan. Akses untuk mendaki bukit hingga puncak masih tanah, sehingga wisatawan selalu dihimbau untuk hati-hati, terlebih saat memasukin musim hujan karena akses akan menjadi sedikit licin.

Terdapat banyak fasilitas yang tersedia untuk yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan diantaranya adalah lahan parkir untuk roda dua dengan tarif Rp 5.000 serta roda empat dengan tarif Rp 10.000, toilet, warung kecil, tempat ibadah,dan jasa ojek yang dapat digunakan untuk menaiki bukit hingga puncak dengan tarif Rp 20.000. Namun, bagi wisatawan yang akan berkemah dapat menyewa kebutuhan secara pribadi, karena Bukit Pengilon belum menyediakan penyewaan.

Dilansir dari Wisata Kabupaten Gunung Kidul, bagi wisatawan yang hanya ingin berkunjung dan menikmati panorama alam, terdapat tiket masuk yang dibandrol dengan tarif Rp 2.000 per orang , dan Rp 20.000 per tenda bagi yang menjalankan aktivitas berkemah.

Bukit Pengilon dapat ditempuh dalam waktu sekita 2,5 jam dari pusat Kota Yogyakarta dengan jarak 77-79 km.

Destinasi ini dapat menjadi pilihan tepat, bagi siapa saja yang ingin menepi sementara dari hiruk pikuk kota, suasananya yang tepat dapat menjadi obat bagi mereka yang sedang lelah dengan pekerjaan atau hal lain.