Wisata Zero Visual Pengalaman Bali Hanya dengan Sentuhan, Suara, dan Aroma
- https://disparda.baliprov.go.id/wp-content/uploads/2020/04/uluwatu2.jpg
Gemericik air terjun Tegenungan, desiran angin di Hutan Monyet Sangeh, hingga deru ombak di Pantai Sanur membentuk soundscape alami yang mampu menenangkan pikiran. Studi di area rekreasi hutan di Taiwan menunjukkan efek restoratif dan kepuasan pengunjung sangat dipengaruhi oleh stimulasi auditif di alam.
3. Audio Augmented Reality (AR)
Inisiatif Virtual Vauxhall Gardens menunjukkan potensi audio AR untuk memperkaya pengalaman budaya tanpa visual. Di Bali, prototipe serupa sedang dikembangkan di candi Pura Melanting dengan narasi suara terpadu sesuai lokasi situs dan simbol keagamaan.
Elemen Aroma, Wewangian Bali
1. Aroma Kamboja dan Melukat
Upacara Melukat di Pura Tirta Empul menghadirkan campuran harum kemboja (plumeria), kemenyan, dan air suci. Aroma inilah yang menjadi salah satu daya pikat budaya Bali, menstimulasi memori kuno dan rasa sakralitas.
2. Rempah di Pasar Tradisional
Pasar Ubud dan Pasar Badung dipenuhi wewangian jahe, cengkih, dan kayu manis. Lewat program “Rasa & Aroma Bali”, peserta diajak menutup mata, meraba rempah, lalu menebak jenis dan kegunaannya dalam masakan Bali.